AKSIBORNEO – “Video viral detik-detik anggota polisi dengan beringas membubarkan paksa ibu-ibu yang sedang duduk membaca surah Yasin, terus beredar hingga saat ini di grup whatsapp.”
OLEHKARENA tidak ada teks atau narasi dari video tersebut, banyak yang mengaitkannya dengan peristiwa konflik lahan di Rempang Batam.
Aksi gruduk Ibu-ibu pengajian itu nampak dalam video tersebut diawali dengan gerakan pengusiran oleh sejumlah Polwan setelah mendapat aba-aba dari atasan mereka. Sementara itu aparat polisi lainnya meruntuhkan tenda yang dikaitkan dengan portal jalanan.
Padahal peristiwa tersebut tak terkait konflik lahan di Rempang Batam, melainkan terjadi di Jambi, persisnya di Desa Teluk Raya, Dusun Pematang Bedaro, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro, pada bulan Juli 2023.
Ibu-ibu yang sedang membaca Yasin dengan mengisi sebuah jalur jalanan tersebut, dalam rangka mendukung aksi demo yang juga terkait sengketa lahan di daerah mereka.
Aksi damai demo masyarakat Teluk Raya diduga terjadinya konflik lahan antara warga Desa Teluk Raya dengan PT Fajar Pematang Indah Lestari.
Sementara itu Ustadz Yusuf menyayangkan kejadian tersebut, seperti tak ada cara lain yang manusiawi atau persesuasif.
Ingat, katanya, suratul Yasin itu hatinya Alqur’an.
“Apa ndak takut dengan balak Allah, baik terhadap kesatuan mereka maupun anggota polisi itu sendiri orang perseorangan”, ujarnya.*
