Banner Event

Di Bumi Borneo, Cawapres Gibran Tak Hargai Tetua Adat. Netizen: Tak Punya Adab!

AKSIBORNEO – “Dalam lawatan Gibran Rakabuming ke IKN Kalimantan, tidak hanya momen tanya jawab dengan siswa SMK yang menjadi sorotan. Ada momen Gibran Rakabuming dianggap tidak menghargai tokoh tetua adat Kalimantan yang tengah duduk disebelahnya.”Kilat

GIBRAN Rakabuming, kala itu justru sibuk menbagilkan sesuatu yang diduga adalah pin kepada masyarakat setempat.

Dikutip Kilat.com dari video yang diunggah akun TikTok @morgesiwe, ternyata momen ini sebelum muncul seorang siswa SMK yang mengajukan pertanyaan pada dirinya.

Artikel terkait : Hahaha, Gibran Rakabuming Panik Ditanya Anak SMK Soal IKN, Jawaban Gak Nyambung

Tampak disebelah kiri dan kanan sang Cawapres 02 ini duduk, ada beberapa orang yang lebih tua dibanding dirinya yang ternyata merupakan tetua adat Kalimantan.

Awalnya pemadu acara menawarkan kepada Gibran Rakabuming untuk mencicipi sajian berupa durian Kalimantan.

“Siap..siap…makasih…makasih..!”jawab Gibran Rakabuming atas tawaran tersebut.

Usai momen itulah, Gibran Rakabuming menoleh kebelakang tempat duduknya dan menngambil sesuatu yang langsung ia bagikan kepada orang-orang yang berdiri dibelakangnya.

Padahal, pada momen itu sang pemandu acara mempersilahkan para tamu undangan jika ada keinginan untuk bertanya.

Seolah tak menghiraukan apa yang disampaikan oleh pemandu acar, Gibran Rakabuming justru nambah asik membagikan sesuatu yang diketahui itu hanyala pin dan gantungan kunci.

Nampak dimana Gibran Rakabuming menyodorkan tangan, tepat didepan muka salah satu pemuka masyarakat bahkan membelakangi muka tetua adat dengan punggungnya.

Suasana pun menjadi gaduh, sehingga suara MC atau pemandu acara pun sempat terhenti sejenak sambil menunggu suasana menjadi tenang.

Hal ini sangat disayangkan oleh netizen yang menganggap bahwa sikap dan prilaku yang ditunjukan oleh Gibran Rakabuming sungguh sangat tidak sopan.

“Ada pepatah, dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Sepandai pandainya tupai melompat, ada kalanya jatuhnya. Sepintar pintar pintar manusia menyembunyikan watak aslinya, akan tercermin dan terlihat juga dari sikap ucapan dan perilakunya,” tulis akun tersebut

“Sayang Gibran terlihat sangat tidak punya adab terhadap para tetua adat,” tegasnya.

Banyak yang menduga, bahwa apa yang dilakukan oleh Gibran Rakabuming adalah cara dia menghindari adanya pertanyaan.*

Comments
Loading...