Banner Event

Marissa Haque, Aktris Mualaf  yang Taat dan Berpendidikan Tinggi

PERMINTAAN tersebut dapat dimaklumi dan dikabulkan oleh keluarga besar Ikang Fawzi.

Bagaikan punya firasat akan terjadi sesuatu atas dirinya, seperti diceritakan oleh Chikita Fawzi, dua pekan sebelumnya Marissa pesan, jika meninggal dunia minta dimakamkan di Tanah Kusir saja supaya mudah Ikang dan anak-anak menziarahinya. Kalau di Karet kan jauh.

Dipetik dari detikcom, karier Marissa Haque sebagai aktris makin terlihat ketika membintangi film Tinggal Landas Buat Kekasih pada 1984 dan Biarkan Bulan Itu pada 1986.

Untuk Tinggal Landas Buat Kekasih Marissa Haque memenangkan Festival Film Indonesia sebagai Pemeran Pendukung Wanita Terbaik.

Film tersebut juga mempertemukan MarissaHaque dengan jodohnya, IkangFawzi, aktor dan rocker hingga menikah pada 3 Juli 1986.

Tercatat puluhan judul film dibintangi oleh Marissa Haque sejak era 1980-an hingga 1990-an. Film terakhir yang dia bintangi adalah Yang Tercinta pada 1991.

Politisi dan Akademisi

Pada 2004, Marissa Haque memulai karier politiknya di PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan). Dia menjadi caleg dan terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2004-2009 untuk Dapil Jawa Barat II. Marissa Haque beberapa kali pindah partai. Setelah dari PDIP Marissa Haque gabung dengan PPP kemudian PAN.

“Kecintaan Marrisa Hague pada dunia pendidikan terlihat dari gelarnya yang berderet. Salah satu gelar yan mencuri perhatian adalah assoc prof”, tulis Beritasatu.com.

Ia mengenyam studi S2 atau Magister padaprodi S2 Linguistik Terapan Bahasa Inggris di Universitas Katolik Atmajaya, S2 Hukum Bisnis di Universitas Gadjah Mada, S2 Ekonomi dan Bisnis di Universitas Gadjah Mada, S2 Pascasarjana Kajian Timur Tengah dan Islam Konsentrasi Keuangan Syariah di Universitas Indonesia. Puncaknya, ia meraih gelar S3 Pengelolaan (Manajemen) Lingkungan di Institut Pertanian Bogor.

Sampai akhir hayatnya,  Profesor Assoc Marissa Haque masih aktif menjadi dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Banking School (STIE IBS), Kemang, Jakarta Selatan. Melansir laman IBS, cakupan riset Marissa termasuk bisnis, marketing, hingga zakat.

Marissa dikabarkan masih aktif mengajar. “Kemarin juga masih mengajar,” kata Manajer Ikang Fawzi, Jojo, dalam sambungan telepon dengan detikcom, Rabu (2/10-2024).

Dilihat detikEdu Rabu (10/2), foto terakhir yang diunggah di Instagram Marissa, adalah tentang tokoh-tokoh ilmuwan muslim yang mengembangkan peradaban dunia dengan status IG feed yang mengisyaratkan Marissa masih mengajar.

Muslimah yang Taat

Tidak hanya terkenal sebagai artis dan di dunia politik serta akademisi, Marissa Haque merupakan pribadi yang religius.

Pada unggahannya di Instagram, Marissa Haque tidak pernah lupa menyematkan ayat Al-Quran di setiap postingannya.

Dikenal sebagai muslimah taat, ungkap hops.id rupanya ada fakta yang cukup mencengangkan dari seorang Marissa Haque.

Rupanya ada anggota keluarga dari Marissa Haque yang memeluk agama selain Islam.

Orang tersebut pernah mempunyai peranan penting pada agama tersebut.

Orang tua dari Marissa Haque yaitu nenek dari pihak ayahnya ternyata menganut agama Katolik.

Neneknya pernah menjadi seorang biarawati hingga akhirnya menjadi mualaf.

“Perempuan Perancis bermata biru itu. Dahulunya seorang Nun (biarawati Katolik) yang akhirnya memilih menjadi seorang Muslimah, lalu menikah,” ungkap Marissa pada postingannya.

Dalam foto yang ia bagikan di Instagram, Marissa memperlihatkan sebuah foto neneknya yang tengah menggendong ayah Marissa di pangkuannya.

“Lalu ayahku (anak ke-3) yang setengah India-Muslim, di saat masih bayi & berada di atas pangkuannya,” kata wanita 62 tahun ini.

“Membaca sejarah keluargaku, tidak ada yang terlalu istimewa, kecuali mereka yang datang dari belahan bumi sebelah lainnya, yang pada saat itu, pastilah sangat jauh nun di sana,” imbuhnya.

Tak hanya mengungkap latar belakang agama neneknya, Marissa mengatakan ibunya mempunyai darah Jawa dan Madura.

“Papa-ku Allen Haque sering mengatakan bahwa wajahku perpaduan dari nenek Prancis-ku dan ibuku yang orang Jawa-Madura, hehe. Dulu saya jadi sering merasa tersanjung, ” tukasnya.

Kini Marissa telah tiada, ‘semoga salah dan khilafnya di dunia diampuni dan dimaafkan Allah, ditinggikan derajatnya di sisi Allah, diberi kekuatan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan’, ujar Anies Baswedan saat takziah ke rumah duka.

“Sampai sehari sebelum meninggal masih ngajar, pulang ngajar masih pesan makan online, katanya ‘Badan saya sudah enakan nih pengin pesen makanan deh’,. cerita Chikita. Sudah selesai makan ngobrol bareng.

Katanya, orang rumah sempat dikasih mukena ibu, ‘Ini mukena buat kamu aja’, terus ibu naik ke atas, dia mandi, terus habis mandi kan biasanya dia baca Al- Qur’an, pas dia baca Al-Qur’an entah ketiduran atau gimana pas lagi tidur itu lewat dia (meninggal),” kata Bella.*(berbagai sumber)

Comments
Loading...