AKSIBORNEO – “Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang disandera pasukan Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina, tiba kembali di Indonesia pada Ahad (24/5-2026) pukul 15.30 WIB.”
MEREKA sebelumnya tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) bersama organisasi Global Peace Convoy Indonesia. Rombongan berangkat dari Istanbul, Turki, pada Sabtu (23/5-2026) malam dan sempat transit di Dubai sebelum melanjutkan penerbangan menuju Jakarta.
Kesembilan WNI tersebut terdiri atas jurnalis dan pegiat kemanusiaan, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo TV, Rahendro Herubowo, Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat, Herman Budianto Sudarno dan Ronggo Wirosanu dari Dompet Dhuafa, serta Hendro Prasetyo dan Asad Aras Muhammad dari GPCI.
Duta Besar RI untuk Turki, Rizal Achmad Purnomo, mengatakan seluruh WNI telah menjalani serangkaian prosedur sebelum dipulangkan ke Indonesia.
“Mereka telah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan, visum, hingga pengambilan testimoni sebelum dipulangkan,” ujar Rizal.
Sebelumnya, sejumlah WNI dilaporkan mengalami kekerasan selama berada dalam tahanan pasukan Israel. Beberapa korban disebut mengalami pemukulan hingga penyetruman.
Atas kejadian tersebut, DPR meminta pemerintah menyiapkan layanan pemulihan mental dan emosional bagi para korban setelah tiba di Tanah Air.
Kepulangan sembilan WNI itu menandai berakhirnya pengalaman traumatis yang mereka alami saat menjalankan misi kemanusiaan untuk Palestina di tengah konflik Gaza yang masih berlangsung.*beritasatu
