AKSIBORNEO – “Pertemuan siswa-siswi SMA Negeri 1 Pontianak yang mengikuti Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 dengan Wapres Gibran Rakabuming Raka, mendapat kritik keras dari Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal.”
ERIZAL dalam keterangannya, Kamis 14 Mei 2026 mengatakan,”Harusnya Josepha Alexandra dan kawan-kawan menolak saat dipertemukan dengan Wapres Gibran.”
Apalagi Josepha Alexandra dan kawan-kawan sampai dijemput pula dari Kalimantan Barat (Kalbar) untuk diboyong ke Jakarta ramai-ramai.
“Josepha Alexandra. Anda itu bintang, bukan buah-buahan yang mudah dipetik,” kata Erizal. Erizal menegaskan, seorang bintang yang melesat ke angkasa jangan mau buru-buru dipetik, lalu bisa-bisa layu sebelum berkembang.
“Josepha Alexandra khususnya, menjadi bintang bukan karena apresiasi seorang Wapres, tapi apresiasi netizen se-Indonesia yang memang tak pernah lelah untuk bersuara,” kata Erizal.
Erizal melihat hal ini memang khas pejabat Indonesia. Mengais pencitraan dengan cara yang instan.
Menurut Erizal, Kalau kerja pejabat bagus dan mereka memang orang baik semua, maka apa yang terjadi dalam Final Lomba Cerdas Cermat di Kalbar itu, tak akan pernah terjadi.*rmol
