AKSIBORNEO – “Polda Metro Jaya memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Jakarta dalam kondisi aman, kondusif, dan terkendali.”
MASYARAKAT diimbau untuk tetap beraktivitas seperti biasa dan tidak mudah percaya pada spekulasi atau berita bohong yang beredar di media sosial.
Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Kombes Budi Hermanto buka suara merespons munculnya isu soal potensi ancaman keamanan usai adanya pemagaran pada pusat perbelanjaan atau mal di Jakarta.
Kombes Budi menegaskan, kondisi Ibu Kota dipastikan aman. Hal itu diketahui berdasarkan berbagai tolok ukur yang berjalan baik.
“Kondisi Jakarta, DKI ini dalam kondisi aman. Tolak ukurnya bisa kami buktikan dengan melihat bahwa kegiatan-kegiatan pendidikan berjalan baik, kegiatan-kegiatan ibadah juga berjalan baik, kegiatan pusat perbelanjaan juga berjalan dengan baik,” ujar Budi dalam program Satu Meja The Forum KompasTV dikutip PMJNEWS, Rabu (5/8-2026).
Selain itu, lanjut Budi, tolok ukur lainnya yakni ada kepadatan kendaraan di beberapa tempat, kegiatan masyarakat yang tetap berjalan, adanya pertandingan bola internasional, sampai adanya kehadiran Perdana Menteri Thailand ke Indonesia.
Budi mengatakan, Polda Metro Jaya memastikan kondisi keamanan Jakarta dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kodam Jaya dan pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Ia juga menyebut Polda Metro Jaya senantiasa melakukan pencegahan agar tidak ada potensi gangguan keamanan. Upaya pencegahan itu dilakukan dengan mendeteksi dini potensi ancaman keamanan.
“Jadi bukan hanya setelah kejadian baru dilakukan penangkapan, tetapi bagaimana upaya kepolisian khususnya Polda Metro Jaya melakukan pencegahan di awal dengan menghitung manajemen risiko,” ujarnya.
Lebih lanjut, Budi membantah ihwal pemasangan pagar mal berkaitan dengan adanya potensi gangguan keamanan yang akan terjadi.
Mantan Kapolresta Malang Kota itu mengatakan, pemasangan pagar di mal merupakan kebijakan pengelola masing-masing pusat perbelanjaan tersebut.
Menurutnya, pemasangan pagar di mal itu dilakukan dengan pertimbangan terkait penataan kawasan, peningkatan keamanan fasilitas, kenyamanan bagi pengunjung, sampai estetika.
“Jadi ini dengan pemasangan pagar-pagar itu tidak dikaitkan menjadi suatu unsur ataupun suatu ukuran bahwa kondisi Jakarta dalam kondisi tidak aman. Karena sangat jauh korelasinya,” ucapnya* pmjnews/kompastv
Artikel terkait: Beberapa Mall Tiba-tiba Dipagari Tinggi, Khawatir Kerusuhan Jakarta ’98 Terulang??
Pramono Perintahkan Pagar Besi Dicopot: Jangan Beri Kesan Jakarta Tidak Aman
