Banner Event

Batal Ikut Demo 11 April, BEM Nusantara Dipuji, Teddy Gusnaidi Heran: Apa Hebatnya Mereka? Ngawur Kok Nanggung

AKSIBORNEO –“BEM Nusantara menjadi perbincangan publik di media sosial sejak Jumat, 8 April 2022. Perbincangan berawal dari pertemuan antara BEM Nusantara dengan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres), Wiranto yang membahas terkait isu penundaan pemilu dan presiden 3 periode.”

USAI pertemuan dengan Wiranto, BEM Nusantara disebut-sebut batal mengikuti demo yang akan digelar besar-besaran oleh BEM SI pada Senin, 11 April 2022.

Batalnya BEM Nusantara ikut demo, dilansir seputartangsel, menuai pujian dari sejumlah pihak yang justru dikritik oleh mantan Politisi PKPI, Teddy Gusnaidi.

Teddy Gusnaidi mengaku heran dengan sejumlah pihak yang memuji BEM Nusantara membatalkan demo dan memilih jalur audiensi terkait penolakan terhadap isu presiden 3 periode.

Hal itu diungkapkan oleh Teddy Gusnaidi melalui cuitan di akun Twitter @TeddGus pada Minggu, 10 April 2022.

“Gue heran ada yang memuji BEM Nusantara ketika mereka membatalkan demo dan memilih audiensi dengan pemerintah terkait menolak 3 periode Presiden,” tulis Teddy Gusnaidi.

Menurutnya, baik mahasiswa yang memilih jalur audiensi maupun demo, kedua-duanya ngawur.

Pasalnya, dia mengatakan mahasiswa masih menganggap yang bisa memperpanjangan periode presiden adalah presiden itu sendiri yang merupakan lembaga eksekutif.

Padahal, Teddy Gusnaidi menjelaskan hal tersebut hanya bisa dilakukan oleh lembaga legislatif.

“Begini ya, mau mahasiswa yang memilih audiensi maupun yang demo, sama-sama ngawur, karena masih menganggap yang bisa memperpanjang periode Presiden itu Presiden sendiri (Lembaga Eksekutif) bukan Lembaga Legislatif,” katanya.

Lebih lanjut, dia mempertanyakan kehebatan para mahasiswa yang ingin dialog untuk suatu hal yang tidak perlu didialogkan.

Menurut Teddy Gusnaidi, BEM Nusantara lebih baik ikut demo ke jalan dengan mahasiswa lainnya agar totalitas dalam kengawuran pada 11 April 2022.

“Jadi apa hebatnya mereka? Mereka mau dialog untuk sesuatu yang sama sekali gak perlu didialogkan? Ngawur ini. Mending BEM Nusantara ikutan demo di jalan dengan Mahasiswa lain, jadi ngawurnya total, ngawur kok nanggung,” sindirnya.  ***AB/SpT-PR

Comments
Loading...