AKSIBORNEO – “Baru-baru ini media sosial Twitter dihebohkan dengan video Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini yang meluapkan emosinya dengan memarahi seorang pemuda di Aceh Timur.”
AKSI marah-marahtersebut terjadi justeru hanya lewat sepekan jelang hari pers nasional ke 77, 9/2-2023.
Dilansir dari akun Instagram @prokopim_acehtimur, Rabu (1/2/2023), Mensos
Risma melakukan kunjungan kerja. Kunker dalam rangka peletakan batu pertama bantuan rumah tahan gempa pembangunan Rumah Sejahtera Terpadu (RST) di desa Seuneubok Simpang, Kecamatan Darum Aman, Aceh Timur.
Dikuti AksiBorneo dari gayotribunnews, Mensos Risma terlihat memarahi salah satu pemuda pada saat melakukan kunjungan kerja tersebut.
Tindakannya itu kembali menjadi sorotan netizen, lantaran dirinya memarahi seorang pemuda yang ada didalam kegiatan tersebut.
Video itu di unggah oleh akun Twitter @Umar_Syadat770, pada Kamis (02/02/2023).
“Bu mensos ngamuk lagi. Sing sabar toh ibu. Belanda sdh gak jajah indonesia lg,” tulis caption unggahan video yang beredar tersebut.
Dalam video yang beredar itu Risma memarahi seorang pemuda yang ingin bertanya kepada dirinya. Tetapi Risma tidak menanggapi dan tidak mau menjawab pertanyaan pemuda tersebut.
Dikutip dari akun Instagram @seputaraceh, ternyata pemuda tersebut merupakan seorang wartawan Reportase Global bernama Ronny H.
Mulanya, Risma memberikan kesempatan kepada masyarakat yang hadir untuk bertanya, namun ada seorang pemuda yang ingin bertanya langsung kepada Risma. Pemuda tersebut baru saja mengucap salam tetapi Risma langsung menolak untuk memberikan jawaban.
“Kamu wartawan? Kalau wartawan nanti,” ucap Risma dalam video tersebut.
Meskipun Risma menolak untuk menjawab pertanyaan tersebut, wartawan itu tetap ingin melontarkan pertanyaan kepada Risma.
“Ini sangat perting buk untuk masyarakat Aceh Timur,” ujar wartawan itu.
Risma pun langsung menolak dengan keras , karena dirinya ingin mendahulukan pertanyaan dari wartawan media lain.
“Nggak, nggak, saya bukan itu, yang tak dulukan mestinya Kompas, dia yang ngasih uang. Ndak, nanti wartawan balik,” sambung Risma.
“Ia kami hormati ibuk, kami hargai ibuk, ibuk juga harus hargai masyarakat,” ujar wartawan tersebut.
“Kalau kamu wartawan nanti kita ngomong”.
“Tolong hargai kami. Ngapain aku kesini jadi,” tegas Risma.
Suasana pun menjadi chaos dan panas, sehingga kejadian tersebut pun sempat dilerai oleh beberapa orang yang ada pada kegiatan tersebut.
Sontak, kemarahan dan emosi Risma tersebut mendapat beragam komentar dari netizen.
“Kumat?”, komentar akun @MKZxRoel.
“Gak lama jantungan nih org,” tulis akun @alief13fj.
“Mending suruh balik aja deh daripd ditabok orang,” pungkas akun @Priyo_Muhammad.
Dari pantauan AksiBorneo, sejak masih jadi Walikota Surabaya memang doyan ngamuk-ngamuk, tak peduli di tengah orang ramai sekalipun. Jadi tak heran jika seorang netizen komen singkat itu, “kumat?”
Dan menimbulkan tanda tanya juga ucapan Risma yang begini; “…yang tak dulukan mestinya Kompas, dia yang ngasih uang…”, gimana, ngasih uang ke ibuk gitu?
Diketahui, Kunjungan Kerja (Kunker) Mensos RI, Risma ke kabupaten Aceh Timur didampingi oleh Pj Bupati Aceh Timur, Ir Mahyuddin serta Forkopimda Aceh Timur. Kehadirannya dalam rangka peletakan batu pertama bantuan rumah tahan gempa dan bantuan modal kewirausahaan untuk 11 kepala keluarga penerima manfaat di desa Seuneubok Simpang, dan Dama Pulo 2 Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur Rabu (1/2/2023).*Aksi/gayo.tribunnews

