Banner Event

Biadab ! Anak Bunuh Ibu Kandung, Mayat Dikubur di Kebun Belakang Rumah

AKSIBORNEO – “Ini benar-benar perbuatan di luar akal sehat, biadab! Seorang anak tega membunuh ibu kandung sendiri, diduga karena pesugihan alias ingin kaya secara instan melalui ilmu hitam.”

PELAKU diketahui berakal sehat alias tidak gila. Setelah melakukan aksi biadabnya, AF (46), kemudian membungkus dengan karung jenasah korban yang bukan lain adalah ibu kandungnya sendiri, S (77), lalu menguburnya di kebun belakang rumahnya.

Perbuatan biadab dilakukan seorang anak yang tega membunuh ibu kandungnya di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng). Pelaku menguburkan mayat korban di halaman belakang rumahnya.

Perbuatan kejam itu dilakukan Ahmad Fauzi (AF), 46, warga Desa Curug, , Tengah (Jateng), terhadap ibu kandung sendiri, S, 77, Kamis (27/4/2023). Pelaku bahkan membungkus jenazah ibu kandung dengan karung dan menguburnya di kebun belakang rumah.

Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP Vonny Farizky menjelaskan, peristiwa luar biasa sadis itu terjadi di Desa Curug RT 003 RW 002, Kecamatan Panggah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis (27/4-2023).

Peristiwa terungkap, terang Vonny, ketika korban  dicari dua orang tetangganya yang akan mengabarkan ada tamu  datang dari Jakarta.

“Tapi saat dicari-cari, rumah dalam keadaan kosong”,  terang Vonny kepada wartawan, Sabtu (29/4/2023).

Salah seorang tetangga yang bukan lain adalah abang korban mencari-cari  sampai ke belakang rumah.

Bukan pemilik rumah yang ditemukan, tapi melihat sesuatu yang janggal dan menyurigakan, seperti gundukan tanah yang masih baru.

Ketika gundukan tanah digali dengan menggunakan cangkul, kecurigaan terbukti dan mengejutkan, tampak kaki manusia tersembul dari dalam gundukan tanah yang digali.

Temuan mengejutkan itu lalu diberitahukan kepada para tetangga yang lain. Lalu beramai-ramai melakukan penggalian lanjutan untuk memastikan siapa korban, apakah pemilik rumah yang mereka cari.

Ternyata benar, korban adalah Subi (77) perempuan renta penghuni rumah yang dicari-cari. Selanjutnya warga melapor ke Polsek Pangkah, Polres Tegal

“Korban didapati sudah meninggal  dibungkus memakai waring”, ungkap AKP  Vonny Farisky.

Kecurigaan tertuju kepada AF yang tiba-tiba muncul dan pergi ketika warga tengah melakukan penggalian dan ketakutan, lalu melapor ke polisi.

Polisi dengan mudah dapat membekuk AF yang awalnya diduga tidak waras alias gila.  Polisi berhasil mengamankan gobang gagang besi, cangkul, waring bungkus mayat, dan pakaian korban.

Polisi hingga saat ini masih mendalami motif pelaku tega membunuh ibu kandungnya sendiri itu. Dugaan kalau pelaku tidak waras masih diragukan, karena kepada penyidik pelaku koperatif menerangkan perbuatannya.

Menurut AKP Vonny Rizky ada tiga kemungkinan motif yang melatarbelakangi pelaku tega membunuh ibu kandungnya.

Pertamu, pelaku diduga memiliki masalah kejiwaan.

Kedua, pelaku diduga sakit hati terhadap ibunya dan ketiga diduga ada ritual pesugihan yang diikuti pelaku.

“Ini baru kemungkinan motif, tapi kami masih terus mendalami”, ujarnya.  

 Vonny menambahkan, berdasarkan hasil otopsi, korban meninggal dengan bekas luka parang atau senjata tajam.

“Korban meninggal saat itu juga.”

“Ada luka senjata tajam di leher.  Keterangan dari tersangka masih dalam pengembangan,” pungkasnya.

Kapolres Tegal Kota AKBP Jaka Wahyudi menghadirkan tersangka AF

saat memberikan keterangan pers di Mapolres Tegal Kota, Minggu (30/4-2023).*

Comments
Loading...