Banner Event

Habib Rizieq Soroti Konflik Pulau Rempang: Haram Mengusir Rakyat. Singgung Tomy Winata, Siapa Dia?

Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) juga ikut menyoroti kasus konflik agraria yang terjadi di Pulau Rempang, Batam.#harianterbit

AKSIBORNEO – “Dalam acara Maulid Nabi Muhammad 1445 H, HRS memberikan kajian mengenai sifat Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin.” 

HRS  memberikan contoh mengenai sikap pemimpin yang seharusnya bersandar pada apa yang sudah dilakukan oleh Nabi. Yakni santun dan menghargai rakyatnya. 

Dalam ceramahnya, HRS juga menyindir sejumlah permasalahan di Indonesia, di mana banyak rakyat tidak diajak berdiskusi. Salah satunya dalam kasus sengketa lahan yang terjadi untuk proyek Rempang Eco City.

Menurut HRS, penggusuran harus mendapat keridhoan masyarakat yang akan digusur. Tapi bila penggusuran tersebut membuat rakyat menderita, tidak diperbolehkan.

“Kalau ada kepentingan yang lebih utama, silahkan gusur umat, silahkan pindahkan umat, tapi wajib ajak mereka musyawarah. Bujuk sampai mereka ridho. Nggak boleh mereka ditindas,” ujarnya dikutip dari video Youtube Qolbu Aswaja yang dilihat, Senin (18/9-2023). 

HRS juga membacakan Undang-undang (UU) No 26 Tahun 2000, Pasal 9, yang didalamnya menjabarkan mengenai kejahatan terhadap penduduk sipil, salah satunya adalah pengusiran secara paksa. 

“Ini kita bicara undang-undang, tidak boleh siapapun. Negara sekalipun. Mau presiden, menteri, jenderal yang manapun nggak boleh mengusir rakyat dari rumah tinggalnya secara paksa. Haram,” tegasnya.

Tomy Winata, Siapa Dia ?

Menurutnya, pengusiran paksa rakyat dari tempat tinggal adalah pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat. HRS juga menyindir Tomy Winata, pemilik Artha Graha Network (induk PT Makmur Elok Graha), yang mendapat hak pengelolaan daerah Rempang.

“Terus sekarang anak cucunya (warga Rempang) mau diusir? Dari mana ceritanya? Terus dikasih ke orang yang namanya Tomy Winata, siapa dia?,” paparnya. Melalui ceramahnya, HRS mengingatkan kepada para pemimpin muslim untuk melihat sikap Nabi dalam memimpin rakyatnya. Sehingga dalam kasus Rempang menurutnya, apabila rakyat melawan bukanlah disebut penjahat.*Hanter

Comments
Loading...