Banner Event

Bicara Akar Persoalan Konflik Israel-Palestina, Pengamat: Anies Mengerti Politik Internasional

“Saya pun bisa memahami apa yang dilakukan Hamas terhadap militer Israel saat ini. Tapi saya berharap para pihak segera menghentikan aksi perangnya,” ungkapnya. #kbanews.

AKSIBORNEO – “Capres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan dinilai memahami dengan baik situasi politik internasional. Hal ini terlihat dari sikapnya terkait meningkatnya eskalasi konflik Palestina-Israel beberapa hari ini.”

UNTUK mengakhiri ketegangan di antara kedua belah pihak, Anies menegaskan pentingnya penyelesaian akar masalah, yaitu ketidakadilan, penindasan, dan pendudukan yang dialami bangsa Palestina. Selama akar persoalan tidak diselesaikan, ujarnya pada Minggu 8 Oktober 2023 kemarin, perlawanan dan konflik akan terus terjadi.

“Pernyataan Anies soal situasi Palestina saat ini memperlihatkan ia mengerti situasi politik internasional, terutama dalam masalah konflik panjang antara Palestina dan Israel,” ujar Robi Nurhadi, Dosen Hubungan Internasional FISIP Universitas Nasional, kepada KBA News, Rabu, 11 Oktober 2023.

Robi juga menegaskan tidak ada orang yang sehat akal menghendaki berperang. Namun hanya orang yang sehat akal berani menegakkan keadilan bagi bangsanya. “Itulah yang menjelaskan situasi sikap sayap militer Palestina, Hamas, saat ini,” ungkapnya.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Universitas Nasional ini juga menambahkan bahwa tawaran solusi yang disodorkan Anies tersebut tidak hanya merupakan aspirasi umat Islam di Indonesia.

“Melainkan juga langkah politik yang selama ini diupayakan negara-negara yang masih menggunakan akal sehat namun dimentahkan oleh sikap Israel,” ucapnya.

Karena itu dia mengapresiasi sikap Pemerintah Indonesia yang tegas terhadap Israel hingga tidak membangun hubungan bilateral. Menurutnya itu merupakan representasi sikap umat Islam Indonesia yang menghendaki keadilan bagi Palestina dan tidak mentolerir segala bentuk penjajahan di muka bumi.

“Saya pun bisa memahami apa yang dilakukan Hamas terhadap militer Israel saat ini. Tapi saya berharap para pihak segera menghentikan aksi perangnya. Sudah ribuan nyawa melayang dan kebanyakan sipil. Mereka tidak seharusnya menjadi korban,” ujar Doctor of Philosophy dari Center for History, Politic and Strategy, Universiti Kebangsaan Malaysia tersebut.

“Kita harus segera menyerukan penghentian perang di sana. Organisasi perdamaian internasional, Palang Merah Internasional, dan semua pihak harus segera bergerak untuk mencegah semakin meningkatnya eskalasi konflik dan korban perang,” seru Robi Nurhadi.

Sebagaimana diketahui, konflik Israel-Palestina saat ini bermula dari serangan Hamas pada Sabtu pagi, 7 Oktober 2023. Lalu dibalas pihak Israel. Korban pun berjatuhan terutama dari masyarakat sipil. Bahkan angkanya sudah mencapai hampir tiga ribu orang yang tewas dari kedua belah pihak. *kba

Comments
Loading...