“Teroris Hamas Bersenjata menyusup ke komunitas-komunitas Israel, mulai mendatangi rumah-rumah dan membunuh warga Israel”, tulis Kompas di akun twitternya, Sabtu (7/10-2023).
POSTINGAN KOMPAS yang menyebut Pejuang Palestina Hamas sebagai “teroris” sontak menuai protes luas netizen.
Akhirnya KOMPAS menghapus postingannya di twitter.
Namun jejak digital sudah discreenshoot netizen.
Beragam protes keras netizen berseliweran di media sosial dan di grap-grup WA.
Salah satunya dipetik dari Portal Islam :
Om @beginu, kasih tahu pasukan @kompascom , kalau mihak zionis yhd jangan terlalu kentara. Akhirnya malu harus hapus postingan kan? https://t.co/jmGbAAPUV9 pic.twitter.com/DQ7v6sq5U3
— nephilaXmus (@NephilaXmus) October 8, 2023
Lalu yg Gusur² rakyat, sampai nembak² apa donk namanya Pas Kompas ?
Saatnya media KOMPAS (Komando Pastor) dihapus dari dunia media negeri ini. Media ini paling getol mempropagandakan Islamphobia dan narasi2 radikalis serta intoleran. Media satu ini harus diberi pelajaran yang pantas agar tahu siapa tuan rumah sebenarnya …
Kompas antitesa Islam
Kompas adalah pendukung berat rezim. Makanya lebih memihak Israel daripada pejuang Palestina
Dan seabreg komentar pedas lainnya dari para netizen.*
