Banner Event

Buntut Penyerangan Personil TNI, Imigrasi Ketapang Amankan 29 WNA China

KASI Tikim (Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian )  Kantor Imigrasi Ketapang, Ida Bagus Putu Widia Kusuma, mengatakan, bukan pihaknya yang melakukan pengamanan. Tapi mereka (29 WNA China) yang datang sendiri.

 “Mereka datang menggunakan truk dan ada yang mengantar, bukan kami yang mengamankan,” katanya, Rabu (17/12-2025).

Dia menjelaskan, dikutip dari Pontianak Post, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, seluruh WNA tersebut memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS). Pihak imigrasi juga telah melakukan pemeriksaan awal.

“Untuk sementara ini, tidak ditemukan pelanggaran keimigrasian,” ungkapnya.

Sementara terkait apakah para WNA ini berstatus pekerja atau hanya berkunjung, Bagus tidak mengetahui.

“Apakah mereka bekerja atau hanya berkunjung, kami tidak tahu, karena itu wewenang dinas tenaga kerja,” paparnya.

Bagus mengungkapkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk dengan pihak kepolisian. “Kami juga akan memanggil pihak perusahaan untuk dimintai klarifikasi,” jelasnya.

Untuk saat ini, selurun WNA tersebut masih berada di Kantor Imigrasi Ketapang. Pihaknya masih menunggu hasil perkembangan selanjutnya terkait para WNA tersebut. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolda Kalbar – Irjen Pipit Rismanto mengatakan, pihaknya akan tetap memeroses perbuatan pidananya yang tak terlepas dari sebab akibat konflik internal perusahaan (PT SRM).*

Kronologi Belasan WNA China Serang TNI di Tambang Kab.Ketapang Kalimantan Barat

Polda Kalbar Proses Bentrok WNA Cina vs Personil TNI di Tambang Emas PT SRM Ketapang

Comments
Loading...