“Suasana Kampung Beting kini terlihat normal kembali, setelah beberapa hari sebelumnya terjadi aksi berdarah saling bacok antara dua kelompok orang tertentu.”
DIKETAHUI, sebelumnya pada Minggu (6 Februari 2022)malam sekira jam 19.15,di area Water Front City Pantai Kote, Jl Tanjung Pulau atau Kampung Beting, Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur, terjadi keributan bersenjata tajam antara dua kelompok orang tertentu.
Tidak ada korban jiwa dalam keributan yang viral disebud medsos sebagai ‘perang samurai’ itu. Namun tiga pelaku dilarikan ke RS karena luka-luka berat.
*Artikel terkait : Ngeri! Aksi Saling Bacok Antar Kelompok di Pontianak, Tiga Korban Luka Parah – aksiborneo.com
Kejadian tersebut langsung ditangani oleh pihak Kepolisan Resort Kota Pontianak, Pasca kerusuhan wilayah Kampung Beting kini telah kembali normal, aman terkendali.
Tak ketinggalan Walikota Edi Kamtono dan Wakil, Bahasan, mengimbau warga kota ini tidak terpancing provokasi pihak-pihak tertentu, karena keributan tersebut merupakan kelompok beberapa orang tertentu saja.
Sementara Kapolresta Pontianak, Kombes Andi Herindra mengungkapkan, cekcok bersenjata tajam dua kelompok warga berbeda kecamatan itu dipicu oleh informasi, bahwa teman mereka warga Kelurahan Siantan disekap di Kampung Beting.
Kombes Andi menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam pertikaian tersebut, bahkan satu diantaranya oleh pihak RS diperbolehkan pulang. Beberapa orang telah ditetapkan statusnya tersangka.
Adapun yang melarbelakangi aksi penyerangan beberapa orang dari Kelurahan Siantan, Pontianak Utara ke Kampung Beting di Pontianak Timur, Andi Herindra menjelaskan masih mendalami perkaranya. Namun terdapat dugaan kuat, bermula dari permasalahan transaksi Narkoba antar dua kelompok.***
