Banner Event

Anies Menyapa Pontianak; Ajak Membangun Perubahan Indonesia dengan Tangan, Bukan dengan Angan

AKSIBORNEO – “Safari politik Anies Baswedan di kota Pontianak selama dua hari,  nampak menyenangkan Bacapres mantan Gubernur DKI dan Mendikbud itu.”

KEDATANGAN  Anies di Bandara Internasional ‘Supadio’ Kuburaya, Jumat (17/2-2023), disambut dengan Tepung Tawar – acara spiritual untuk  keselamatan dan kesejahteraan serta sehat wal afiat atas diri yang ditepungtawari.

Masyarakat tetap antusias meskipun sempat diganggu beberapa spanduk bertuliskan, “Kami Menolak Kedatangan Anies Baswedan” di Kab.Kubu Raya yang hanya berbatasan parit dengan kota Pontianak.

Sampai dilanjutkan dengan shalat Jumat di Masjid Raya Mujahidin hingga kegiatan temu muka dengan masyarakat di aula gedung MABM (Majelis Adat Budaya Melayu) Kalbar petang harinya dan kemudian kunjungan ke sebuah pondok pesantren berjalan lancar.

Lebih seru, warga tumpeg-bleg di kawasan Taman Alun Kapuas di Jalan Zainudin sepanjang lk.400 meter, memeriahkan senam massal bersama Anies Baswedan, Sabtu (18/2-2023) pagi.

Dipetik dari pidato sambutannya ketika di MABM dan di atas panggung usai giat Senam Massal bersama Anies, bacapres Koalisi Perubahan ini mengawali dengan mengatakan, bahwa kunjungannya di Kalimantan Barat bukanlah kali pertama.

Sewaktu masih Mendikbud (2014-2016), Anies mengaku sudah berlanglang buana sampai ke Kabupaten Sambas, Kota Singkawang dan lain-lain, bahkan sampai ke ujung Kalbar, pedalaman Kabupaten Kapuas Hulu, untuk menyosialisasikan perubahan program kurikulum pendidikan.

“Demi anak-anak kita,” ujarnya.

“Kali ini saya kembali ada di Pontianak, untuk Perubahan Indonesia guna   mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Perubahan bisa terjadi dengan tangan, bukan dengan agan!” tegasnya yang disambut tepuk tangan dan teriakan gemuruh ‘Anies Presiden’.

“Saya sudah minum air Kapuas, insyaallah nanti saya datang lagi,” ujarnya, disambut takbir Allahu Akbar.

Selama lk.30 menit berada di atas pangung kokoh yang cukup luas, Anies tak capek-capeknya memenuhi ajakan massa untuk berswafoto. Menurut panitia penyelenggara dari NasDem dan Relawan Anies Presiden-24 (RAP-24), sedikitnya 30.000 orang  tercatat dalam pendaftaran peserta senam pagi massal hadir

Bahkan ketika Anies turun dari atas panggung untuk menuju mobil yang akan membawanya melanjutkan kegiatan lain, harus menerobos ribuan massa untuk tujuan acara ngopi pagi di sebuah Warkop.

Anies mengakhiri kegiatan Menyapa Pontianak dengan memenuhi undangan Sultan Syarif Mahmud Melfin Alqasrie. Sultan mengundang Anies dan rombongan untuk santap siang bersama atau makan bersaprah duduk bersila di Balairung Istana Qadriyah di seberang kota Pontianak.

Sebelumnya, banyak keritikan dari para netizen, karena panitia tidak menjadwalkan silaturahmi dengan keluarga Kerajaan Qadriyah, dan tidak berziarah ke makam Sultan Syarif Abdurakhman Alkadri pendiri kota Pontianak pada Oktober 1771M silam.*

Reporter: Lailani Layla / Rahmat Ersat

Editor: Effendy Asmara Zola

Comments
Loading...