Banner Event

Anies Baswedan Diserang Demokrat Soal Huruf Hijaya, Komika Kiky Saputri Pasang Badan: Jokes Ini dari Guru Ngaji

Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan mendadak dikecam oleh kubu lawan usai dirinya mengeluarkan candaan yang dianggap sensitif.#Kilat

AKSIBORNEO – “Seperti diketahui, Anies Baswedan mengunggah video tentang dirinya yang bermain tebak-tebakan bersama pendampingnya, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin”.

DARI sekian banyak pertanyaan, Sekretaris Departemen IV DPP Partai Demokrat Hasbil Mustaqim Lubis menyoroti salah satu pertanyaan yang dinilai tidak layak untuk dibercandakan.

“Apa yang terjadi kalau nun mati ketemu alif?” tanya Anies kepada Cak Imin.

“Nol,” jawab Cak Imin.

“Salah, alifnya jundil (kaget), ketemu nun mati tuh, ketemu alif, alif kaget,” sahut Anies.

Sontak, Hasbil langsung memberikan tanggapan kontranya karena dianggap telah meleluconkan huruf Al Qur’an.

“Saya mau tanya ke umat Islam, Apakah layak huruf Hijaiyah Al Quran dijadikan bercanda seperti ini? Saya Pribadi, tidak layak, apalagi disampaikan Capres/Cawapres,” cuitnya dalam akun X @Hasbil_Lbs.

“Silahkan beropini baik-baik, gak perlu marah-marah, Coba tonton utuh vidio yang diposting Pak @aniesbaswedan ini,” sambungnya.

Alih-alih banyak yang sependapat dengannya, cuitan Hasbil itu justru langsung dikecam warganet.

Bahkan, komika Kiky Saputri turut menanggapi candaan Anies itu.

Seakan membela Anies, Kiky mengaku lelucon yang diucapkan Anies itu biasa saja dan sama sekali tidak menyinggung.

Bahkan, pemain film Imperfect itu mengaku telah lebih dulu mendengar lelucon tersebut dari guru ngajinya.

“Hmmm.. Mohon izin memberikan tanggapan.Sepertinya ini biasa aja. Karena pertama kali saya dengar jokes inipun dari guru ngaji saya. Hihi,” tulisnya lewat akun @kikysaputrii.

“Ohiya, jokes ini sudah masuk ke dalam “kumpulan jokes lucu tahun 2018”,” tutupnya.*

Baca juga :

Majenun! Ketum PAN, Zulhas Nistakan Ucapan Amin dalam Shalat demi Koalisi dan Kursi

Kubu AMIN Desak Zulhas Sebut Warga yang Lecehkan Gerakan Salat Demi Prabowo, Jangan Ngarang!

Politik Konyol, Menjadi Kafir Setelah Beriman

Comments
Loading...