AKSIBORNEO – “Calon Presiden RI 01 Anies Baswedan yang diketahui akan berkampanye di Pontianak, sudah menunggu di dua lokasi terpisah sejak pagi sekali, Selasa 26 Desember 2023.”
ANIES dan rombongan yang mendarat di Bandara Internasional “Supadio” Sungai Durian Kabupaten Kubu Raya pada 08.10 WIB, setelah upacara adat potong patan, menuju Pontianak dan langsung mengisi jadwal pertamanya berdialog dengan para pedagang di pasar tradisionil Flamboyan mulai 08.45.
Anies meninggalkan pasar tradisionil terbesar di kota Pontianak itu setelah hampir satu jam bersama para pedagang dan warga sekitar.
Artikel terkait :
Setelah Kampung Anies, di Pontianak Bakal Ada Kampung AMIN
Anies Baswedan Kaget, Harga-harga di Pasar Flamboyan Pontianak Murah Sekali
Sementara itu massa penyambut Capres 01 di Pasar Flamboyan membubarkan diri, ada bersepedamotor atau berjalan kaki menuju ke Gang Kamboja di Jalan Tanjungpura, beberapa ratus meter dari pasar yang juga berlokasi di Kecamatan Pontianak Tenggara.
Mereka bergabung dengan massa yang sudah menunggu untuk peresmian Kampung Anies, sehingga massa membludak tak terhingga.
Baru pada hampir jam 11.00 WIB Anies Baswedan yang ditunggu-tunggu memasuki Gang Kamboja disambut dengan salawat. Keterlambatan karena sebelumnya dikabarkan Anies dan rombongan dibawa ngopi pagi dulu di sebuah Warkop.
Setelah Anies resmi membuka selubung spanduk Kampung Anies di ujung gang yang berbatasan dengan waterfront city, baru menuju pentas kampanye.
Tak ada keluhan dari massa pendukung Capres 01 tersebut, meskipun sudah menunggu sejak pagi-pagi sekali, baru kemudian mengikuti kampanye Capres 01 Presiden 2024-2029, Anies Rasyid Baswedan.
Walaupun di bawah terik matahari dan bermandi keringat, baik bapak-bapak maupun emak-emak dan kawula muda, enjoy saja mengikuti kampanye Anies Baswedan yang bernarasi perubahan ekonomi, pendidikan, sosial dan hukum.
Tak ada hiburan musik dan artis penyanyi, lokal sekalipun. Massa tetap antusias penuh semangat. Hanya lantutan salawat yang dibimbing sendiri oleh Anies.
Dari pantauan aksiborneo.com, tak ada sedikit pun nampak bekas gelas atau botol minuman mineral yang berserakan.
Beberapa dus minuman mineral gelasan ternyata tak menyukupi untuk dibagikan ke massa, sehingga banyak yang membeli sendiri dan membagi-bagikannya. Konon pula nasi kotak atau nasi bungkus.
Usai acara, banyak yang mampir ke restoran terdekat atau warung-warung kopi, dan ada yang langsung pulang karena waktu sudah menjelang zuhur.
Massa pendukung Capres 01 Anies Baswedan rata-rata mengungkapkan isi hati, dukung Anies Lillahi ta’ala.*
