AKSIBORNEO – “Daging hewan sembelihan seperti sapi, kambing, dan ayam, merupakan salah satu komoditi keluarga muslim sebagai lauk-pauk hidangan di hari raya Idul Fitri.”
BETAPA pun kondisi ekonomi keluarga masing-masing, mulai dari kalanganmenengah ke atas hingga menegah ke bawah,komoditiyangsudah diolah menjadi lauk-pauk khas hidangan Idul Firi atau lebaran itu, tetap mesti ada dan lebih-lebih di hari pertama lebaran.
Maka betapa pun melambungnya harga daging hewan ternak yang mengikuti melonjaknya harga beras sejak dua bulan terahir, harus terjangkau untuk dijadikan hidangan khas tersebut.
Kita tengok pada hari H-2 Idul Fitri 1445 H atau 2024, Senin (8 April 2024), sejumlah pasar tradisional ramai diserbu orang pada meja-meja penjualan daging sapi, dan juga daging ayam sembelihan atau ras. Juga kios atau lapak-lapak para penjual rempah-rempahan.
Daging sapi pada hari ini dapat dibeli dengan harga Rp.170.000/kg, padahal sehari sebelumnya masih Rp.160.000/kg.
Di hari-hari biasa, dua-tiga bulan yang lalu, harga daging sapi masih dianggap normal dalam putaran setahun terakhir, yaitu Rp.140.000/kg.
“Besok bisa-bisa Rp.180.000 sekilonya”, ujar seorang penjual daging sapi di pasar tradisional ‘Dahlia’ kota Pontianak.
Sementara itu harga daging ayam potong yang sudah dibersihkan sebelumnya Rp.31.000 – Rp.32.000/kg, menunjukan kenaikan harga tak seberapa pada pada H-2 lebaran kali ini, yaitu antara Rp.34.000 s/d Rp.35.000/kg. Sedangkan ayam kampung dari Rp.70.000,-/kg, kini meningkat menjadi Rp.75.000/kg.
Namun jika ingin membeli daging kambing, tidak akan dapat di temui penjualannya di pasar-pasar tradisional. Hal ini disebabkan karena memang konsumen daging kambing terbatas atau hanya diminati oleh-orang tertentu, selain karena harganya yang mahal.
Hanya para konsumen terbatas dan tertentu saja yang mengetahui tempat-tempat penjualan atau penyembelihan kambing.
Seperti misalnya Habib Fuad Akhmad Alkaf yang memelihara dan melakukan penyembelihan kambing, berhasil ditemui AksiBorneo,com di kediamannya di depan bundaran ke II Perumnas IV Jalan Sungai Landak Timur, Pontianak Timur.
Habib Fuad mengaku beberapa waktu sebelumnya harga daging kambing memang masih Rp180.000/kg, dan menjelang Idul Fitri 2024 ini menjadi Rp.200.000/kg.
Dia memelihara dan melakukan penyembelihan kambing di area sekitar kediamannya itu.*
Baca juga: Harga Beras Turun? Sorry yee…
