Kawal Pikada
AKSIBORNEO – “DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Barat memberi perpanjangan waktu untuk pendaftaran bakal calon gubernur/bakal calon wakil gubernur provinsi ini.”
SEBELUMNYA kesempatan untuk itu dibuka mulai tanggal 6 Mei s/d Rabu 15 Mei 2024. Namun dari sekretariat DPW PPP Kalbar di Jalan HOS Cokroaminoto (d/h Jalan Merdeka Timur), diperoleh keterangan adanya perpanjangan atau tambahan waktu s/d Senin 20 Mei 2024.
Setakat ini diketahui, Lasarus yang adalah Ketua DPD PDI-Perjuangan Kalbar dan Ketua Komisi V DPR-RI, sebagai pendaftar pertama di partai berlambang ka’bah itu, Jumat (10 Mei 2024).
Mantan Bupati Kubu Raya 2 priode, Muda Mahendra dari jalur perseorangan (independen), dikabar dalam sehari dua ini juga akan mendaftar juga di DPW PPP.
Sementara itu petang ini, Rabu (15 Mei 2024), Budi Prasetiyono memimpin langsung belasan orang anggota timsesnya untuk bacagub/bacawagub Kalbar, mengembalikan berkas pendaftarannya ke Sekretariat DPW PPP Kalbar. Diterima langsung oleh Ketua Panitia Pendaftarannya, H.Miftahul Ulum yang adalah Sekretaris DPW PPP Kalbar dan beberapa anggota panitia.
Budi Prasetiyono merupakan bacagub/bacawagub internal PPP.
Sebelumnya Budi adalah Sekretaris DPW PPP Kalbar dan sehari-harinya Notaris/PPAT di Pontianak.
“Jadi ini mantan sekretaris mendaftar dan mengembalikan berkas pendaftaran kepada sektaris yang asli, bukan mantan kepada mantan”, seloroh Ustadz Miftah – panggilan akrab Miftahul Ulum ketika memberikan kata sambutan.
Ustadz Miftah mengatakan, semoga pendaftaran bacalon gubernur/bacawagub internal kita (PPP) ini membawa berkah dan diridhoi Allah SWT.
Sebab, lanjut Miftah, Partai Persatuan Pembangunan ini merupakan partai bertangan dingin. Banyak contoh keberhasilan yang telah kita antarkan sampai ke jenjang elite birokrat.
Contoh nyata, ungkapnya, PPP berhasil mengantarkan Sutarmidji menjadi anggota DPRD Kota Pontianak, lalu 2 priode menjadi wakil walikota Pontianak, seterusnya kita antarkan sebagai Walikota Pontianak 2 priode, berikutnya kita antarkan menjadi Gubernur Kalimantan Barat 2018-2023 dan berhasil juga.
“Kalau sekarang dia (Sutarmidji) maju lagi untuk priode kedua tanpa kita (PPP), tak masalah. Itu hak politik orang”, tutup Ustadz Miftah.***
Baca Artikel terkait sebelumnya:
PPP Kalbar Buka Pendaftaran Bakal Calon/Wakil Gubernur 2024
Terkini Mendaftar di PPP, Tim Sebut Lasarus Serius Mau Jadi Orang No.1 Kalbar
