Banner Event

Facebook Edi Kamtono dan Sultan Melvin Diretas Penipu

PENIPUAN atau trick yang dilakukan seolah-olah pemilik akun (penipu) akan memberikan bantuan.

Mula-mula pelaku menyasar ke korban melalui kolom messenger facebook, dengan menyampaikan pesan seolah-olah dirinya adalah donatur yang akan memberikan sejumlah dana bantuan.

Pelaku menggunakan kesempatan bahwa dirinya sebagai pemilik akun facebook Edi Rusdi Kamtono akan memberikan bantuan dana. Pelaku mencatut nama Edi Kamtono sebagai daya tarik, karena Edi Kamtono diketahui sedang butuh dukungan untuk pilkada walikota 2024 ini.

Seperti yang terjadi di bulan Mei lalu, dilakukan pada akun facebook resmi Edi Rusdi Kamtono yang diretas.

Melalui messenger korban, pelaku yang sudah menggunakan akun facebook Edi Rusdi Kamtono, menyebut akan memberikan sejumlah dana bantuan.

Pelaku yang mengaku sebagai Edi Rusdi Kamtono menyampaikan kepada korban, bahwa akan memberikan sejumlah dana untuk masjid atau musola terdekat dengan rumah korban sebagai amanah dari keluarga dan donatur lainnya.

Selanjutnya pelaku mengarahkan ke nomor seluler atau WA Grup korban dan pelaku pun memberikan nomor WA atas nama Edi Kamtono. Komunikasi pun berlanjut melalui chating WA dengan pelaku, Edi Kamtono gadungan.

Untuk itu pelaku minta dikirimkan nomor rekening korban, agar pelaku dapat menstranfer dana bantuan yang diperlukan.

Mengingat mungkin Edi Kamtono dan keluarga sedang berbaik hati sebagai salah satu bakal calon walikota incomben atau pertahana, korban percaya dan memberikan nomor rekening banknya.

Mulanya benar pelaku mengirimkan dana sekian juta rupiah dan korban diarahkan untuk menarik tunai dana bantuannya di bank bersangkutan. Namun ketika korban bermaksud akan menguangkan, ternyata sejumlah isi rekening bank dimana korban menjadi nasabah sudah terkuras habis.

Kejadian tersebut tentu tidak diketahui oleh Edi Rusdi Kamtono selaku pemilik asli akun facebooknya, karena Edi Kamtono bukan pelaku, tapi korban yang dicatut namanya.

Akibat penipuan oleh Edi Kamtono gadungan, seorang warga di Jalan Tebu, Pontianak Barat, tabungannya terkuras Rp.100 juta lebih, sebuah masjid kena puluhan juta rupiah, dan ada pula  seorang lagi terkuras belasan juta rupiah.

Seorang lainnya di Sungai Jawi juga mengalami peretasan akun facebooknya, tapi cepat ketahuan dan mengumumkan itu bukan dirinya jika ada penyalahgunaan.

Tidak hanya Edi Kamtono, penipu juga menyasar pada nama Sultan Syarif Melvin Alkadri,  yang dikabarkan akan merehab bangunan sebuah masjid.

Trick penipuannya sama dengan yang dilakukan terhadap akun facebook mantan walikota Pontianak 2018-2023 itu.

Pelaku baru-baru ini melakukan aksinya seolah-olah Sultan Pontianak membutuhkan bantuan dana untuk merehab sebuah masjid. Pelaku bersedia memberi bantuan dana yang diperlukan, dengan catatan minta nomor rekening orang yang bersedia menerima sementara dananya sebagai amanah untuk diteruskan ke Sultan.

Namun pelaku tak berhasil dengan aksi tipu-tipunya, karena beberapa grup WA buru-buru memberi peringatan, diinformasikan kalau itu adalah penipuan.*

Comments
Loading...