AKSIBORNEO – “Eks Kabaresrim Susno Duadji mengaku siap membantu Polda Jabar andai mereka tak mampu membayar ganti rugi Pegi Setiawan.”
BUKAN tanpa alasan Susno mengaku rela merogoh kocek sendiri. Demi menjaga eksistensi Polri, khususnya Polda Jawa Barat agar tak kehilangan muka yang seharusnya memiliki citra yang baik.
Olehkarena itulah Susno mengaku siap patungan untuk mengganti rugi ‘salah tangkap’ Pegi Setiawan yang dilakukan Polda Jawa Barat.
“Saya juga siap membantu meskipun saya sudah pensiun”, kata pensiunan Jenderal Bintang Tiga itu.
“Meskipun tidak ada putusan ganti rugi, ada baiknya pihak Polda Jawa Barat tetap memberikan ganti rugi sebagai wujud rasa bersalah”
Di matanya, ganti rugi pada Pegi Setiawan bukan semata-mata untuk memberikan konpensasi, namun merupakan bentuk kepatuhan Polda Jabar terhadap Pancasila.
Menurut Susno, meskipun tidak ada putusan ganti rugi, ada baiknya pihak Polda Jawa Barat tetap memberikan ganti rugi sebagai wujud rasa bersalah.
Dengan sikap tersebut kata Susno Duaji menunjukkan bahwa Polri mewujudkan nilai-nilai Pancasila.
Ia berharap Polda Jabar bisa mengambil jalan tengah dengan menyelesaikan proses ganti rugi ini secara kekeluargaan tanpa melalui proses formal.
Seperti diketahui, pihak Polda Jabar enggan membayar ganti rugi kepada sang kuli bangunan Pegi Setiawan korban ‘salah tangkap’ tersebut, dengan alasan putusan hakim prapradilan PN Bandung tidak ada menyebut hal ganti rugi dan sebagainya*
Baca Artikel terkait:
Segini Tuntutan Gantirugi Pegi Setiawan yang Ditangkap Polisi di Kasus Vina Cirebon
Polri Ogah Ganti Rugi ke Korban Salah Tangkap, Pegi Setiawan, karena Hal Ini
