Banner Event

Baru Taruna Kelakuan Sudah Merusak Citra; Viral di Medsos, Dikeluarkan dari Akpol  

VIDEO yang beredar memperlihatkan seorang taruna Akpol menarik baju seorang perwira dan mendorongnya hingga terjatuh.

Melihat aksi tersebut beberapa rekan pelaku berusaha melerai, tapi pelaku makin beringas.

Muncul seorang lain yang menyatakan dirinya perwira memberi peringatan supaya menghentikan keberingasan pelaku.

“Saya perwira di sini, kamu siapa, saya perwira,” kata pria dalam video tersebut.

Kemudian diketahui, gara-garanya adalah si taruna tak terima laptopnya dibuka atau diperiksa oleh pengasuh sekaligus seniornya yang dia seruduk.

Gubernur Akpol Irjen Krisno Siregar, mengklarifikasi kejadian viral tersebut yang dikomentari netizen dengan berbagai narasi itu.

Krisno menuturkan, peristiwa pergumulan antara si taruna dengan perwira pengasuh taruna Akpol itu, bukanlah saling serang. Saat itu perwira pengasuh sekaligus seniornya menemukan laptop yang dibawa si taruna. Padahal dalam aturan, tak boleh taruna membawa laptop.

Taruna itu berinitial BVA, berusaha merebut paksa laptop miliknya yang disita pengasuh.

 “BVA merebut paksa laptop miliknya yang disita pengasuh, karena pelanggaran penggunaan laptop di luar ketentuan,” jelas Krisno.

Taruna Akpol atau Akademi Kepolisian  berinisial BVA itu telah diberi sanksi, dikeluarkan dari Akpol  setelah diputuskan dalam Sidang Dewan Akademik Akpol.

Terhadap perwira pengasuh bersangkutan, tetap menjalankan tugas seperti biasa.*

Comments
Loading...