Banner Event

Lasarus Ingatkan, Jadi Pejabat Jangan Suka Gonta-Ganti Nomor Telepon

Kawal Pilkada

HAL semacam itu pula yang disinggung Lasarus saat menyampaikan orasi politiknya selaku Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia (PDI-P) Kalbar, dalam kesempatan deklarasi paslon gubernur Ria Norsan – Krisantus Kurniawan.

Dalam bahasa ungkapan yang lain dia mengatakan, kalau terpilih jadi kepala daerah jangan lantas ego tinggi, sampai-sampai nomor tilpon pun diganti.

Dia mengingatkan, jadilah  kepala daerah yang kolaboratif dan komunikatif dengan pihak manapun, lebih-lebih dengan masyarakat. Komukinkasi jangan cuma ketika perlu, karena butuh suara pemilih, setelah itu menghilang, sulit ditemui.

“Nomor tilpon pun digantinya”, ujar keras Lasarus.

Lasarus mengungkapkan pengalamannya dalam kapasitas sebagai Ketua Komisi V DPR-RI dapil Kalbar yang sudah dua priode dijalani, dan kini memasuki priode ke tiga, susahnya berkomunikasi dengan kepala daerah tertentu.

“Saya jadi malas (berusan dengan kepala derah yang egoistis)”, katanya.

Padahal, lanjutnya, untuk membicarakan anggaran pembangunan yang perlu penambahan-nambahan dari anggaran pusat.

Dia memberi contoh soal insfrastruktur, jalanannya di kabupaten ada tapi hancur lebur, sehingga truck angkutan perusahaan sawit pun terkendala. Akibatnya pemasukan daerah jadi stagnan pula. Dan berbagai persoalan lain yang menyusahkan masyarakat.

Makanya dia menyatakan, membatalkan diri untuk menjadi Gubernur Kalimantan Barat, batal bukan gagal.

Misal, katanya anggaran daerah ini Rp.6 triliun sampai Rp.7 triliun, sedangkan kalau dirinya di Komisi V DPR-RI mengelola ratusan triliun rupiah untuk seluruh Indonesia termasuk di dalamnya ada yang untuk Kalbar.

Maka dia pun mengatakan sepaham dengan Ketua Umum PDI-P Megawati Sukarnoputri, untuk membatalkan niat awal menjadi calon gubernur Kalimantan Barat, bertahan di Komisi V DPR-RI untuk kepentingan yang lebih besar.

Sebagai gantinya, kata lasarus, masih ada kader terbaik partai yang dipimpinnya, yaitu Ria Norsan – Krisantus Kurniawan sebagai paslon gubernur (Kalbar) yang diyakini bisa saling berkolaborasi dan berkomunikasi dengan rakyat.

“Jangan bikin susah, sampai-sampai nomor tilpon pun diganti”, ujarnya yang disambut tepuk tangan gemuruh massa pendukung di acara deklarasi pada Kamis (29 Agustus 2024) sore.

Mantan wakil gubernur Kalbar, Ria Norsan dan pasangannya Krisantus Kurniawan, yang menyatakan sudah siap tempur di laga Pilkada serentak 27 November mendatang, telah pula menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan di RS Bayangkara, Pontianak, Sabtu (31 Agustus 2024) pagi.*

Deklarasi Cagub Kalbar Ria Norsan – Krisantus Kurniawan untuk Perubahan

Comments
Loading...