AKSIBORNEO – “Beredar video yang memperlihatkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sedang memarahi tiga anggota DPRD yang terpergok tengah asik bermain catur.”
PADA video yang bersumber dari akun TikTok berdurasi 6,04 menit itu, diawali dengan penampakan KDM – panggilan akrab Dedi Mulyadi membuka pintu kaca sebuah ruangan.
KDM memergoki 2 orang anggota dewan berseragam hitam-hitam sedang asyik bermain catur. Seorang lainnya memakai baju kaos kuning sebagai penonton yang nampaknya seperti bermain meja rapat sebuah ruang sidang.
Suasana hening tiba-tiba pecah oleh teriakan KDM yang memergoki mereka.
“Parah ini anggota DPRD nih, pengawasannya catur. Waduh, saya gini aja kotor nih Pak. Waduh, bapak DPRD catur. Liat tuh, liat. Anggota DPRD kabupaten tuh, catuuur”, teriak KDM sambil mengalihkan pandangannya ke kamera.
“Ngisi waktu pak”, kilah seorang pemain catur.
“Ngisi waktu gimana, turun dong pak ke bawah. Kamu lagi, aduh ketua komisi parah nih. Aduh aduh”, semprot KDM.
“Turun atuh ke bawah. Kacau ini. Masak anggota DPRD main catur. Turun dong ke bawah, keliling liat program-program berjalan nggak, mitra kerjanya sesuai nggak. Waduh, rugi kita nih. Rakyat bayar ganyinya anggota DPRD, catur aja kerjanya”, kata KDM dengan nada makin tinggi.
“Ini mah ngisi waktu luang aja. Kami sudah melakukan pengawasan keliling”, kilah seorang yang terpergok main catur.
“Ngisi waktu luang gimana, nggak ada waktu luang kalau dimanfaatin”, hardik KDM.
“Turun dong bos. Turun…. turun!”
“Kamu lagi anak buah saya fraksi. Catur aja saja! Kamu Ketua Komisi kan?”
“Iya pak”, sahut yang berbaju kuning.
KDM lalu minta ketiganya ikut turun ke lantai dasar bersama ke lapangan untuk melakukan pengawasan proyek insfrastruktur jalan yang tengah dikerjakan. Pengawasan perlu diperhatiakan, infrastrukturnya berfungsi apa tidak, masalah teknis pengerjaannya, kebersihannya. Sama-sama ikut berpanas-panas di lapangan, jangan di ruangan saja.
“Mangga pak, mangga”, ujar mereka mempersilakan duduk KDM yang masih berdiri di depan pintu kaca ruangan.
“Udah! Gak ada manggak… manggak (silakan, Red.) Ayo ikut sama saya, kalo nggak, gua posting nih. Ini lagi wah, anggota DPRD pakai sepatu mengkilat, perut buncit, rambut klimis, bagaimana takut kepanasan!?” KDM menunjuk ke arah yang berkaos kuning yang disebut anak buahnya (separtai, Red.).
“Ayo turun sama saya tak liatin pekerjaan-pekerjaan yang harus diawasin, jangan di ruangan terus. Waduh DPR komisi catur”.
Mereka lalu turun ke lantai dasar mengikuti KDM. “Kalau di ruangan terus gimana mau tau peristiwa, peristiwa kan di palangan,” kata KDM.
“Tuh liat honorer semua kerja. Ini anggota DPRD yang gajinya gede gimana? Pekerjaan yang harus diawasi, ditindak lanjuti. Ayo ikut malu-maluini aja. Jangan nunggu formal saja. Kunjungan dinas nanti makan-makan. Dahar……”, teriak KDM sambil naik ke sebuah pick-up dan diikuti ketiga anggota dewan yang ketangkap basah sedang asik main catur itu.
Dari tangkapan layar video tersebut diketahui peristiwa terjadi di ruang sidang DPRD Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pagi hari sekitar jam 10.00 baru-baru ini.***
