AKSIBORNEO – “Menanggapi jeritan dan aksi protes para investor, Kepala BGN yang baru menjabat, Nanik S. Deyang, langsung pasang badan dan menolak disalahkan atas kebijakan pendahulunya.”
NANIK berdalih bahwa dirinya baru masuk ke lingkaran BGN pada akhir September 2025, sehingga tidak mengetahui kesepakatan di bawah tangan yang dibuat oleh Dadan Cs.
“Saya enggak tahu, kan saya baru masuk akhir September tahun 2025,” kata Nanik singkat.
Meski begitu, menyikapi eskalasi protes di kantornya, Nanik mengklarifikasi bahwa pihak BGN tidak berniat menghentikan operasional dapur di wilayah 3T.
Ia berjanji akan segera membawa masalah regulasi dan jeritan para investor ini ke tingkat legislatif.
“Bukan dihentikan dapurnya. Mereka adalah investor dapur 3T yang merasa sudah membangun tapi tidak jelas kelanjutannya. Kemarin saya dan dua wakil kepala sudah menerima pengaduannya. Nanti kita konsultasikan ke DPR dan pihak terkait untuk mencari solusinya seperti apa,” ujar Nanik, Selasa (9/6/2026).
Di tengah riak protes dan isu penghentian sementara program akibat seretnya dana operasional, BGN bergerak cepat memastikan bahwa secara nasional pencairan anggaran program MBG tetap berjalan sesuai mekanisme.
Namun, bagi para investor daerah yang telanjur merugi miliaran hingga ratusan miliar rupiah, janji di atas kertas tidak lagi cukup untuk meredam kekecewaan yang telanjur mendalam.*wartakota
Nanik S. Deyang resmi dilantik Presiden Prabowo sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), di Istana Negara, Senin (8/6-2026).
Baca juga Artikel terkait sebelumnya :
Skandal Dana Talangan MBG Rp218 Miliar
Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, “Kita Orang Prabowo Juga”
Kenali Wajah Baru Pimpinan Badan Gizi Nasional
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ternyata Ahli Hama Tumbuhan, Bukan Ahli Gizi
BGN, Badan Baru dengan Anggaran Jumbo Menyeret Trio ini Masuk Perangkap Kejagung
Terungkap! Syarif Sulaeman Sebut Kejagung Sudah Lama Intai Dugaan Korupsi MBG
Big Boss MBG Dandan Hindayana Baru Sehari Dicopot Langsung Dicomot Kejagung
