AKSIBORNEO – “Terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke 7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dalam hal pengenaan Rompi Tahanan Polda Metro Jaya, dua tersangka kasus tersebut – Roy Suryo dan dr.Tifa menunjukan sikap berbeda.”
MEMANG, kedua tersangka sama-sama menolak menandatangani Berita Acara (BA) Pengalihan Penahanan dari Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Namun dalam hal pemakaian Rompi Tahanan, dr.Tifa berbeda sikap dengan Roy. Tifa mengikhlaskan saja dirinya dipakaikan rompi warna jingga tersebut, dan tangan digari kabel teas.
Penolakan dilakukan, sebagaimana alasan hukum yang diungkap Ahmad Khoizinuddin kuasa hukum kedua tersangka, karena menilai dokumen yang disodorkan penyidik tidak memiliki relevansi dalam konteks hukum acara pidana.(Baca: Roy – Tifa Tolak Tanda Tangani BA Pengalihan Penahanan, Roy Juga Tolak Rompi Tahanan)
Demikian pula dalam proses penangkapan yang dinilai tidak etis dan sebagai bentuk kriminalisasi, dimana penyidik Polda Metro Jakarta merangsek masuk kamar pribadi tersangka Roy Suryo. Bahkan Roy yang mengaku selama ini koperatif, tidak diperkenankan mengenakan pakaian yang patut ketika dijemput paksa sedemikian itu.
Merasa tidak nyaman dengan proses penangkapan yang tidak etis baik secara hukum maupun norma sosial tersebut, tersangka mengajukan praperadilan ke pengadilan. Sehingga, untuk sidang perkara pokoknya, diduga pencemaran nama baik terkait tudingan Ijazah Palsu Joko Widodo, ditunda menunggu putusan praperadilan lebih dahulu.
Sedangkan dr.Tifa tidak mengajukan praperadilan, meskipun juga menilai penyidik Polda Metro Jaya sewenang-wenang pada waktu penangkapan dirinya. Padahal, pada penangkapan dirinya, pagi hari Jumat (19 Juni 2026), cuma tinggal satu jam lagi – 08.00 WIB, tersangka yang juga tidak ditahan ini – akan menjalani ujian program study doktoral (S-3) di UI (Universitas Indonesia).
Melalui kuasa hukumnya, Refly Harun, dokter Tifa secara sukarela memakai baju tahanan tersebut, sebagai bentuk protes agar publik mengetahui apa yang ia sebut sebagai bentuk kriminalisasi terhadap mereka yang berbeda pendapat.
Dokter Tifa sempat mengunggah foto dirinya memakai baju tahanan Polda Metro Jaya.
“Biar dunia tahu kezaliman terjadi !”serunya*
Artikel terkait lain sebelumnya:
Breaking News: Penahanan Roy Suryo dan dokter Tifa Ditangguhkan!
Alasan Kejari Tidak Menahan Roy dan Tifa. Jokowi Kecewa, Roy: Ini Kemenangan Indonesia
