AKSIBORNEO – “Kebijakan sekolah tetap masuk saat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi sorotan publik.”
MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin buka suara soal risiko polusi udara dan ISPA pada anak di tengah kondisi tersebut.
Menurut InfoIndonesia, Persoalan ini mencuat setelah beredar video rapat Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Kalteng) terkait kegiatan sekolah saat kabut asap karhutla.
Dalam video itu disebutkan, peliburan sekolah berpotensi berdampak terhadap
operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kantin sekolah.
Menanggapi hal tersebut, Budi menegaskan, keputusan mengenai sekolah tetap masuk atau diliburkan saat kabut asap bukan kewenangan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Namun, dari sisi kesehatan, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengurangi risiko paparan polusi udara.
“Kalau masalah di kebakaran hutan, kita sudah kirim lebih dari 5 juta masker dan juga oksigen konsentrator,” kata Budi di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (1/9-2026).*
Artikel Terkait: Kemenkes Distribusikan 5 Juta Masker untuk Daerah Terdampak Asap Karhutla
