AKSIBORNEO, PONTIANAK – “Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Kalimantan Barat, telah mengeluarkan Surat Edaran No.2334/Kw.14/BA.03.2/04 /2022 tanggal 1 April 2022 tentang Pelaksanaan Zakat Fitrah dan Fidyah 1443H (2022M).”
SURAT EDARAN (SE) tersebut ditandatangani oleh Kakanwil Agama Kalbar – Syahrul Yadi, menetapkan besaran nilai Zakat Fitrah berbentuk makanan pokok (beras) dan besaran nilai Fidyah.
Besaran Nilai Zakat Fitrah berbentuk makanan pokok (beras) sebanyak 2,5 kg/jiwa, dan apabila diberikan dalam bentuk uang dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
Beras per 2,5 kg/jiwa :
a. Klasifikasi I : @ Rp.15,000.- = Rp.37,500.
b. Klasifikasi II : @ Rp.13,000.- = Rp.32,500.
c. Klasifikasi III : @ Rp.12,000.- = Rp.30,000.
d. Klasifikasi IV : @ Rp.11,000.- = Rp.27,500.
e.Klasifikasi V : @ Rp. 9,000,- = Rp.22,500.
Dengan catatan:
Bagi masyarakat yang mengkonsumsi beras dengan harga yang berbeda dari klasifikasi tersebut, dapat menyesuaikan.
Sementara untuk besaran nilai Fidyah ditetapkan Rp.25,000.-/hari.
Panitia Zakat diimbau untuk lebih mengutamakan penyaluran secara langsung ke Mustahiq, menghindari penggunaan kupon serta pengumpulan massa dalam proses penyaluran zakat fitrah dan atau fidyah.
Demikian dipetik aksiborneo Selasa (19 April 2022), dari SE yang diterima oleh UPZ Masjid ‘Darul Muttaqien’ Pontianak Barat.*
