AKSIBORNEO – “Partai Ummat yang resmi dinyatakan tak lolos untuk ikut Pemilu 2024, seperti diungkapkan oleh Amien Rais, sudah mengetahui dua hari sebelumnya dari bocoran A1 yang diterima pihaknya.”
YAQIN akan hal tersebut merupakan informasi yang valid, awal-awal Amien Rais sudah menyiapkan ancang-ancang untuk membuat pengaduan ke Bawaslu. Bahkan akan sampai menempuh jalur hukum, karena merasa ada unsur manipulasi kalau partai yang dibidaninya itu sengaja dipecundang oleh suatu kekutan besar.
Soal adanya kekuatan besar yang ingin menyingkirkan Partai Ummat, usai menerima kenyataan pahit tereliminasi diantara 17 parpol lainnya, Ketua Majelis Syuro partai ini – Amien Rais, menyebut, pemimpin yang berubah karena dikerumuni penjilat.
Terkait tidak lolosnya parpol besutan Bapak Reformasi ’98 tersebut yang dianggap kerapkali mengeritik kebijakan pemerintah, Partai Gerindra yang merupakan salah satu partai koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu menyatakan prihatin.
“Kami turut prihatin dengan nasib Partai Ummat pimpinan Pak Amien. Mereka orang-orang baik. Tapi kita tetap harus hormati mekanisme yang berlaku”, kata Habiburokhman – Waketum Gerindra kepada wartawan, Kamis (14/12-2022).
Namun Partai Gerindra, mempertanyakan ada kekuatan besar yang bermain di KPU dan soal pemimpin yang berubah karena dikerumuni penjilat?
Waketum Partai Gerindra itu mengaku tidak memahami makna pernyataan Amien Rais.
“Kita nggak ngerti arah pembicaraan Pak Amien, siapa yang dimaksud penjilat. Apa nggak lebih baik fokus pada pembuktian untuk berperkara di Bawaslu nanti?” ujarnya.
Dia lantas menyarankan Amien Rais bersama parpolnya fokus menyiapkan pembuktian dalam proses hukum ke Bawaslu nantinya jika memang keberatan.
“Menurut UU, jika satu provinsi saja tidak lolos maka secara nasional akan dinyatakan tidak lolos. Intinya mereka nggak lolos di dua provinsi yakni Sulut dan NTT, faktanya memang sulit untuk lolos verifikasi di seluruh provinsi. Kalau memang Partai Ummat keberatan maka bisa menempuh upaya ke Bawaslu. Tinggal bukti-bukti saja disiapkan maksimal,” tambahnya.
Baca Artikel terakit : Amien Rais Ungkap Bocoran A-1: Ada Kekuatan Besar yang Ingin Menyingkirkan Partai Ummat
Sebelumnya Amien Rais menyebut, semestinya sistem demokrasi yang dianut bangsa benar-benar diterapkan. Ia menilai pemimpin saat ini dikelilingi oleh para penjilat hingga tujuan yang awalnya baik, berbelok hanya untuk kepentingan suatu kelompok.
“Sehingga kebenaran rakyat katakan di bawah kepentingan korporat-korporat, para konglomerat, para oligarki yang seringkali itu justru kepentingan bangsa berubah karena ada kepentingan asing,” tutupnya, Rabu (14/12-2022).*
Wilmar Hadi
Editor, Effendy Asmara Zola
