Banner Event

Universitas Muhammadiyah Pontianak Perkenalkan Aplikasi Deteksi Masker Wajah Berbasis TensorFlow

Reporter; El Adha

AKSIBORNEO – “Suatu kerjasama antara Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP) dengan Puskesmas di Jalan Parit Haji Husin II, Kecamatan Pontianak Tenggara Kota Pontianak, dalam upaya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, telah menjadi pusat perhatian.”

MENURUT rilis yang disampaikan oleh UMP kepada AksiBorneo menyebutkan, kerjasama berkat dedikasi luar biasa dari tim dosen UMP dalam semangat untuk meningkatkan angka harapan hidup dan kesadaran individu.

Tim dosen dari UMP yang berdedikasi turun ke Puskesmas Jalan Parit Haji Husin II tersebut, Dewi Yanti, SST, MT, Barry Ceasar Octariadi, S.Kom, M.Cs., dan dr.Linda Suwarni, M.Kes,

Dalam kegiatannya, Dewi Yanti dan tim menerapkan solusi inovatif berbasis teknologi yang menggabungkan deteksi masker wajah dengan teknologi TensorFlow.

Melalui hibah DRTPM MENDIKTIRISTEK, pengabdian kepada masyarakat ini dapat membawa manfaat positif yang luar biasa, membantu masyarakat di Puskesmas Parit Haji Husin II, memahami pentingnya mengenakan masker dan meningkatkan kualitas hidup

“Instalasi dan konfigurasi sistem awal yang sedang memasuki tahapan penyesuaian kondisi lapangan ini, telah dilakukan selama kurang lebih satu minggu dengan jadwal perkiraan penyelesaian sesuai target yaitu tiga bulan,” papar Dewi Yanti di lokasi kegiatan instalasi sistem pendeteksi masker ini, awal September 2023 ini.

Mengartikulasikan Misi, pelatihan atau penerapan Pengabdian kepada Masyarakat Melalui Hibah DRTPM DIKTIRISTEK (Pendidikan Tinggi Riset dan Teknonologi) yang diberikan tersebut, kata Dewi Yanti, merupakan manifestasi nyata dari komitmen pemerintah dan lembaga pendidikan dalam mendorong inovasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan memadukan keahlian akademis dan kemampuan teknologi, Dewi Yanti Cs telah merancang aplikasi deteksi masker wajah – yang menghadirkan cara baru dalam meningkatkan kesadaran individu terhadap pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Hal ini terutama dalam situasi pandemi yang berkelanjutan dan musim kabut asap yang saat ini diakibatkan oleh banyaknya kasus kebakaran hutan dan lahan.

Inovasi yang dipersembahkan oleh Dewi Yanti Cs dalam bentuk aplikasi deteksi masker wajah berbasis TensorFlow tersebut, membawa perubahan positif yang signifikan dalam cara masyarakat berinteraksi dengan lingkungannya.

Melalui teknologi canggih ini, terang Dewi Yanti, aplikasi dapat mengenali apakah seseorang menggunakan masker wajah dengan benar atau tidak. 

Dengan menggunakan teknologi deep learning dari TensorFlow, aplikasi ini dapat mengenali apakah seseorang mengenakan masker dengan benar atau tidak saat berada di area publik.

Deteksi yang cepat dan akurat membantu memastikan, bahwa langkah-langkah pencegahan penyebaran penyakit, seperti ISPA, TBC dan COVID-19, dapat diikuti secara konsisten.  

Dengan demikian, aplikasi ini tidak hanya memberikan pengingat visual kepada individu, tetapi juga memberikan umpan balik instan untuk mendorong perilaku yang lebih bertanggung jawab dalam menjaga kesehatan diri sendiri dan orang lain.

Kolaborasi Akademisi dan Masyarakat: Kunci Kesuksesan

Keberhasilan penerapan aplikasi deteksi masker wajah ini tidak akan mungkin terjadi tanpa kolaborasi yang erat antara akademisi dan masyarakat. Dewi Yanti dan timnya bekerja sama dengan Puskesmas Parit Haji Husin II untuk mengintegrasikan solusi teknologi ini ke dalam kegiatan sehari-hari.

“Puskesmas menjadi titik fokus di mana kesadaran kesehatan individu ditingkatkan melalui pendekatan yang lebih visual dan praktis, menjembatani kesenjangan antara pengetahuan dan tindakan”, sebut Dewi Yanti.

Peningkatan Angka Harapan Hidup: Tujuan Bersama

Meningkatkan angka harapan hidup di Puskesmas, dalam hal ini Puskesmas Jalan Parit Haji Husin II, ungkap Dewi Yanti, bukanlah tugas yang ringan. Akan tetapi tim dosen UMP telah membuktikan, bahwa solusi inovatif dapat menghasilkan perubahan yang signifikan.

Dengan membangun kesadaran individu tentang pentingnya tindakan pencegahan, seperti penggunaan masker, aplikasi deteksi masker wajah ini secara tidak langsung juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup dan harapan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat.

Mengakhiri dengan Harapan: Melanjutkan Warisan Pengabdian

Dalam rangkaian prestasi dan dedikasinya, Dewi Yanti beserta timnya, telah membawa pencerahan baru dalam upaya peningkatan kesadaran individu dan angka harapan hidup.

Hibah DRTPM DIKTIRISTEK bukan hanya sekadar penghargaan atas usaha ini, tetapi juga menggarisbawahi arti penting kolaborasi, inovasi, dan penerapan solusi teknologi dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui langkah-langkah progresif ini, kita mengambil bagian dalam warisan pengabdian yang mendorong perubahan positif yang berkelanjutan di Puskesmas Jalan Parit Haji Husin II ini dan masyarakat secara luas”, tutup Dewi Yanti.*

Editor; EAZ

*Baca juga artikel terkait:

Kualitas Udara Kota Pontianak Buruk, Walikota Edi Ingatkan Hal ini

Comments
Loading...