Banner Event

Lebaran Tak Semarak, MBG dan BBM Jadi Topik Percakapan

Exclusive:

SEPINYA suasana lebaran tahun ini diakui warga kota Pontianak, Kalimantan Barat, sebagai akibat kekhawatiran perkiraan bakal naiknya harga BBM yang diawali kelangkaan. Faktanya antrean panjang untuk mendapatkan BBM di SPBU dialami masyarakat sejak awal Maret – atau lebih dua pekan menjelang Idul Fitri 1447 H ini.

Meskipun pihak Pemkot Pontianak dan atau Pemprof Kalbar bersama Pertamina telah menyatakan pasokan BBM cukup sebagaimana kebutuhan. Namun, karena sore hari sejumlah SPBU telah tutup dengan pengumuman “minyak habis” tak menghapus kecemasan.

Situasi tersebut dianggap publik sebagai implilasi politik di timur tengah dan perang Iran vs Zionis Israel yang didukung Presiden USA Donal Trump.

Dipicu pula oleh Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 terkait penetapan status Siaga I dilingkungan TNI menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah. Hal ini telah menjadi sorotan anggota Komisi I DPR Fraksi PDIP, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin karena hal Siaga I diumbar ke publik.

Orang pun beramai-ramai antre BBM di SPBU-SPBU, khawatir Siaga I yang disampaikan. Sementara itu pengecer di pinggir jalan menyatakan minyak kosong tak kebagian jatah dari SPBU.

Pertalite yang biasanya diecer Rp.12000,-/liter sempat melambung dengan harga bisik-bisik antara Rp.50.000,- s/d Rp.125.000,-/liter. Namun karena butuh mau lebaran – apa boleh buat oleh yang berduit dibeli juga.

Kondisi normal di SPBU baru terlihat mulai di hari kedua lebaran, sementara pengecer menaikan harga yang semula Rp.12.000,- menjadi Rp.14,000,-/liter dari harga resmi.

Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 H ini, memang terasa istimewa dalam percakapan kunjungan silaturakhmi. Tak luput istimewanya soal MBG (Makanan Bergisi Gratis) disinggung juga yang diplesetkan menjadi MBG Makanan Beracun Gratis.

Rata-rata percakapan menyoal puluhan ribu anak sekolah di berbagai daerah yang menjadi korban keracunan MBG – yang diungkap media sosial dan pers.

Para ibu yang berlebaran umumnya berharap MBG dihentikan sama sekali sebelum jatuh korban lebih jauh, diganti dengan uang atau dialihkan ke hal lain yang berhubungan dengan sektor pendidikan.***

Laporan : Laylani Laila & Rahmat Ersat

Editor: EAZ

PDIP Persoalkan Status TNI Siaga I Diumbar ke Publik 

 Mohon Maaf Lahir & Batin

 

 

 

Comments
Loading...