by, Vivi F
AKSIBORNEO – “Heboh pagar besi yang tiba-tiba dipasang di luar bangunan sejumlah mall dan gedung-gedung besar, tak luput menjadi sorotan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.”
DIKETAHUI, beberapa hari sebelumnya, sejumlah pusat perbelanjaan dan juga beberapa gedung besar di Jakarta dilindungi dengan pagar besi tinggi-tingi.
Setelah bekoordinasi dengan staf dan jajaran Pemprov DKI, akhirnya Gubernur Pramono Anung memerintahkan para pengusaha pusat perbelanjaan dan gedung besar, untuk mencopot atau mencabut pagar besi yang berdiri kokoh tersebut.
Selain tidak mempunyai izin pemagaran yang sedemkian rupa serta mengurangi keindahan lapangan terbuka, Pramono juga memandang ada kecemasan atau kekhawatiran berlebihan usaha mereka bisa terganggu tanpa pemagaran pada situasi dewasa ini.
Menurutnya, langkah tersebut justru dapat memunculkan persepsi negatif, seolah-olah kondisi keamanan Ibu Kota Jakarta sedang memburuk.
“Karena kekhawatiran yang berlebihan juga tidak baik,” kata Pramono di Jakarta.
“Jangan buat yang memberi kesan Jakarta tidak aman”, ujar Pramono
“Saya sebagai Gubernur Jakarta koordinasi dengan TNI, Polri, aparat penegak hukum lainnya. Kami akan menjaga Jakarta mudah-mudahan Jakarta selalu aman, nyaman dan membuat kegembiraan bagi siapapun yang ada untuk menikmati Jakarta,” ucap Pramono.
“Saya mengikuti dengan saksama adanya pemasangan di beberapa tempat pagar-pagar yang kemudian menjadi sangat tinggi sekali. Secara pribadi sebagai Gubernur Jakarta, saya tetap berkeinginan apa pun Jakarta itu aman dan nyaman. Bagi pelaku bisnis, termasuk pemilik mall, properti, perkantoran, dan sebagainya, tidak perlu kemudian harus memasang pagar yang berlebihan,” ujar Pramono, Senin (3 Agustus 2026).
Saat ini pagar besi kokoh setinggi antara 2,5 – 3 meter yang baru saja didirikan sudah mulai dirubuhkan, “Jangan timbulkan kesan Jakarta tidak aman!” tegas Pramono.*
Artikel terkait : Beberapa Mall Tiba-tiba Dipagari Tinggi, Khawatir Kerusuhan Jakarta ’98 Terulang??
