Banner Event

Penganiayaan Ketum KNPI: Suara Lantang KAHMI dan SEMMI Sudah Terjawab, Tapi Apa Motif  dan Siapa ‘Godfather’ Kasusnya?

AKSIBORNEO – “Suara lantang PB KAHMI (Pengurus Besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) Pusat serta pengurus di beberapa daerah, juga SEMMI, setakat ini sudah terjawab, minta jajaran Polri mengusut tuntas latar belakang dan motif secepatnya atas pengeroyokan terhadap Ketua Umum DPP KNPI – Haris Pratama.”

POLISI  diketahui dengan cepat telah berhasil menangkap dan menahan 5 pelaku aksi lapangan pengeroyok yang membuat wajah Ketum KNPI itu babak belur. Polisi mengklim dalam waktu singkat tak sampai 1 x 24 jam, Polda Metro Jaya berhasil membekuk 3 pelaku di tempat yang berbeda, 2 lainnya menyerahkan diri.

Sementara itu, seorang lainnya politisi Partai Golkar – Azis Samual, langsung ikut ditahan setelah memenuihi panggilan polisi dan disidik seharian penuh, Rabu (2/3-2022).

AS (Azis Samual) diduga kuat terkait kasus yang menyuruh tersangka SS mencari eksekutor lapangan untuk ‘menghabisi’ Haris Pratama, pada  peristiwa penyerangan di pelataran parkir  Restoran Garuda Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/2-2022).

Sebelumnya, pasca kejadian dan korban melapor ke Polda Metro Jaya, Pengurus Besar (PB) KAHMI minta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas aksi penyerangan tersebut, karena bisa membahayakan nyawa seseorang. Kecaman diamini oleh sejumlah pengurus KAHMI di daerah-daerah.

“Peristiwa penyerangan terhadap Ketua DPP KNPI harus secepatnya diusut tuntas oleh kepolisian, karena itu tidakan yang membahayakan nyawa,”  Rudy Gani, Wakil Sekretaris Bidang Pemuda dan Olahraga PB KAHMI dalam keterangannya.

Diketahui, Ketua Umum KNPI Haris Pratama, SH (39) adalah Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga PB KAHMI.

Tak tinggal diam, sesaat pasca kejadian, Direktur Lembaga Bantuan Hukum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), Gurun Arisastra juga mengecam aksi kekerasan secara brutal terhadap Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama.

“Saya sangat mengecam kekerasan brutal itu”,  kata Gurun Arisastra Direktur LBH PB SEMMI kepada wartawan di Jakarta.

Gurun mengatakan kekerasan yang terjadi kepada Haris Pertama tidak boleh dianggap remeh.

“Haris Pertama diamanahkan sebagai Ketum KNPI, maka memukul Haris Pertama sama saja memukul wajah seluruh Pemuda Indonesia, harus menjadi perhatian semua pihak, ada apa dia dipukul?,”ujar Gurun.

Atas kejadian itu, setelah luka-lukanya diobati di RS Cipto Mangunkusumo, hari itu juga Haris  melapor ke Polda Metro Jaya dengan LP/B/928/II/2020/SPKT/ Polda  Metro Jaya, 21 Februari 2022.

Harapan dan permintaan kepada Kapolri dari PB KAHMI dan para pengurus daerah KAHMI serta SEMMI terpenuhi. Aksi tindakan cepat kepolisian patut diaprsiasi, tak sampai 1 x 24 jam setelah laporan diterima, 5  pelaku berhasil ditangkap, 2 diantaranya menyerahkan diri.

Namun berikutnya H.Azis Samual yang memenuhi panggilan polisi dan kemudian ikut ditahan bersama 5 tersangka lainnya, masih tetap melakukan aksi tutup mulut hingga sepekan ini berstatus tersangka dan tahanan.

Politisi Partai Golkar ini bungkam tentang siapa Mr.X yang menjadi ‘Godfather’ di balik aksinya dan motifnya menyuruh SS mencari eksekutor lapangan bayaran untuk ‘menghabisi’ Ketua Umum DPP KNPI itu. DimanaHaris sempat mendengar teriakan ancaman dari pengeroyoknya, ‘bunuh’, ‘mati’, kemudian mereka kabur menggunakan sepedamotor karena banyak orang berdatangan mendekati TKP.*

Artikel terkait sebelumnya:

Polisi Tangkap Pengeroyok Ketum KNPI Haris Pratama, Ternyata Pelaku Bayaran Baru DP Rp.1 juta

Jadi Tersangka: Politisi Golkar ini Tak Mau Mengaku, Lalu Siapa Dalang Pengeroyokan Ketum KNPI Haris Pertama?

Misteri King of Dalang Dibalik Kasus Pengeroyokan Ketum KNPI Haris Pratama

Comments
Loading...