AKSIBORNEO – “Menkopolhukam Mahfud MD memastikan, bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan aparat keamanan dan penegak hukum untuk menghadapi aksi unjuk rasa hari ini, Senin (11/4-2022) dengan sebaik-baiknya.”
ULTIMATUM Menkopolhukam Agar melakukan pelayanan dan pengamanan dengan sebaik-baiknya. Dan tidak boleh ada kekerasan dan tidak boleh membawa peluru tajam.
“Sekali lagi tidak ada kekerasan dan tidak boleh membawa peluru tajam,” kata Mahfud dalam video unggahan yang dilihat di akun Instagram resminya, Minggu (10/4-2022), dikutip dari RilisId.
Ia juga mengimbau para peserta aksi unjuk rasa dapat menyampaikan aspirasi secara tertib, tidak anarkis, dan tidak melanggar hukum.
“Yang penting aspirasinya bisa didengar oleh pemerintah dan masyarakat,” imbuh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.
Mahfud mengingatkan, agar semua pihak baik aparat keamanan dan massa aksi tidak terprovokasi yang menimbulkan kericuhan saat unjuk rasa.
Selain itu, Mahfud juga mengumumkan jadwal pelantikan komisioner KPU dan Bawaslu yang akan dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa 12 April 2022.
Mahfud mengklaim, bahwa pelantikan komisioner KPU dan Bawaslu sebagai bentuk keseriusan pemerintah untuk melaksanakan Pemilu 2024 mendatang.
Diketahui, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan beberapa elemen berencana menggelar aksi unjuk rasa pada siang ini, Senin (11/4/2022).
Artikel terkait : Tak Digubris Presiden Jokowi, Mahasiswa BEM SI Susul dengan Aksi Demo Besar-besaran Kepung Istana Barat
Soal Penundaan Pemilu: Presiden Jokowi Mendadak Kumpulkan Para Pembantunya, Adakan Rapat Terbatas
Massa aksi dijadwalkan berdemo di depan Istana Negara, Jakarta. Mereka membawa sejumlah tuntutan, di antaranya menolak perpanjangan masa jabatan presiden hingga kenaikan harga bahan pokok.*rilis
