Banner Event

Pandemi & Kuliah Online Bukan Halangan Raih IPK Maksimal, Tiga Mahasiswa Pontianak Buktikan Prestasi itu

AKSIBORNEO, PONTIANAK – “Hampir tiga tahun lamanya pandemi Covid-19 menyerang Indonesia dan hampir merusak seluruh tatanan kehidupan, bahkan hampir semua pelajar dari jenjang pendidikan usia dini hingga perguruan tinggi, harus menyesuaikan diri dan bertransformasi.”

TAK TERKECUALI Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sebagai perguruan yinggi yang telah melakukan adaptasi dan transformasi di bidang pendidikan, Universitas BSI senantiasa menyajikan metode pembelajaran terbaru yang dapat menyesuaikan kebutuhan dari peserta didiknya.

Di tengah pandemi kemarin, Universitas BSI berupaya mengadakan perkuliahan online, hal ini tentunya bukanlah perkuliahan biasa. Pastinya ditunjang dengan teknologi dan metode yang sangat cocok untuk para mahasiswanya.

Hal tersebut terlihat dari torehan IPK mahasiswa Universitas BSI kampus Pontianak, setelah dua tahun lebih mengikuti perkuliahan secara daring, banyak mahasiswa yang ternyata mendapatkan IPK maksimal yaitu 4.00. Seperti yang dibuktikan oleh 3 mahasiswa dari prodi sistem informasi Universitas BSI kampus Pontianak, yaitu Awaliya YuniPalupy, Fatwa Hurian, dan Uray Arvia Maharani.

Mereka berhasil beradaptasi dengan metode perkuliahan saat ini dan berhasil meraih IPK sempurna di smester 4 yaitu 4.00 dengan raihan semua mata kuliah mendapatkan nilai A.

Awaliya yang juga merupakan mahasiswa penerima beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar) mengatakan, bahwa yang dilakukannya selama proses perkuliahan adalh menyoba menyesuaikan dengan metode pembelajaran yang ada, tidak berusaha melawan, melainkan melakukan adaptasi.

“Saat ini tidak ada cara lain untuk mendapatkan pendidikan, kecuali dengan cara terus berusaha, belajar dan menyesuaikan diri dengan metode pembelajaran yang diterapkan. Alhamdulillah hasil dari jerih payah yang dilakukan berbuah manis, yaitu mendapatkan IPK sempurna, dan berharap IPK ini terus dapat dipertahankan hingga kelulusan nanti”, pungkas Awalia, Senin (18/4-2022).

Ia menjelaskan, metode belajar yang dilakukan selama ini adalah terus menyoba mempelajari materi perkuliyahan, baik teori maupun modul praktikum, kemudian mengaplikasikannya, sehingga ketika terdapat kendala, langsung ditanyakan kepada

dosen saat perkuliahan daring.

“Selama perkuliahan beberapa semester kemarin, tidak ada yang bisa saya lakukan untuk mendapatkan pendidikan, kecuali melakukan adaptasi dengan terus berusaha dan belajar, dan Alhamdulillah saya mendapatkan hasilnya, yaitu mendapatkan IPK sempurna. Saya berharap ini dapat terus berlanjut hingga lulus nanti”, ungkapnya.

Sementara itu Muhammad Sonny Maulana selaku Ketua prodi Sistem Informasi Universitas BSI kampus Pontianak, mengatakan, Universitas BSI merupakan salah satu perguruan tinggi yang berbasiskan teknologi, pastinya harus bisa menyesuaikan pembelajaran dengan teknologi, dan saat ini sangat pas sekali untuk menghadapi pandemi Covid-19.

“Terlihat cukup banyak mahasiswa yang mendapatkan IPK yang tinggi selama perkuliahan, berarti ini membuktikan metode dan teknik pelbelajaran yang dijalankan sukses untuk menghadapi Covid-19”, tandas Sony.*AKSIKATA

Comments
Loading...