Banner Event

Aksi Oknum Polisi Coba Gantung Diri, Terdahulu Heboh Ada Polisi Tewas Gantung Diri Gegara Asmara

AKSIBORNEO – “Dalam dua bulan terakhir mengawali tahun 2022,  terjadi dua kali peristiwa bunuh diri dan percobaan bunuh diri di tali gantungan oleh dua anggota kepolisian yang berbeda.”

TERANYAR adalah oknum polisi beritial YD (35) yang berstatus tahanan BNN (Badan Narkotika Nasional) Prov. Kalbar, menyoba mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri menggunakan slang air di kamar mandi kantor lembaga anti narkoba ini. Mujur upaya nekat itu kepergok aparat dan menyelamatkannya lalu dilarikan ke RS terdekat.

YD sudah diintai sejak beberapa waktu sebelumnya, dicurigai ada main dengan jaringan narkoba lintas batas Sarawak (Malaysia) – Indonesia (Kalbar), dibekuk BNN Kalbar – Kamis (21 April 2022).

Oknum polisi aktif yang bertugas di Bidserse Narkoba Polda Kalbar ini, ditangkap bersama temannya, KM (34) di  dermaga pelabuhan penyeberangan kapal Fery Kelurahan Siantan Tengah, Pontianak Utara.

Mobil yang meluncur dari perbatasan di Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang itu, ketika dilakukan penggeledahan oleh aparat BNN Kalbar, di pintu kanan mobilnya ditemukan tersembunyi 200 gram narkoba jenis sabu, dan barang bukti lainnya sepucuk pistol revolver rakitan. Keduanya pun dijebloskan ke dalam tahanan BNN Kalbar.

Seorang tersangka  lainnya yang punya nama panggilan Pak Itam dari Jagoi Babang juga sudah diamankan pada 10 Mei 2022, sementara anggota jaringan lainnya – JL masih buron atau DPO.

Beberapa waktu berada di dalam tahanan, diduga depresi atas perbuatannya sendiri, YD melakukan percobaan bunuh diri. 

 “Saat melakukan percobaan bunuh diri menggunakan selang, YD dalam kondisi sakau atau ketagihan narkoba. Beruntung petugas BNN mengetahuinya, sehingga dia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan,” papar Kabid Pemberantasan BNNP Kalbar, Kombes Ade Yana Supriana, saat keterangan pers usai acara pemusnahan narkotika, Rabu (18 Mei 2022).

YD terancam hukuman berat dan pemecatan dari keanggotaan Polri – atas  perbuatan penyalahgunaan narkoba dan pemilikan senjata api ilegal berupa revolver rakitan.

Yang Tewas Di Tali Gantungan Gegara Asmara

Dua bulan sebelum upaya YD  melakukan percobaan bunuh diri, tapi tertolong dan jiwanya terselamatkan, warga pernah heboh adanya seorang anggota polisi yang tewas gantung diri.

Persisnya kejadian pada Senin (14/3-2022), warga Jalan Apel, Gang Pisang Berangan, Pontianak Barat dikejutkan dan heboh adanya  temuan orang tewas gantung diri. Apalagi korban AP diketahui adalah anggota Polri.

Bermacam spekulasi pun berkembang saat itu, mulai dari dugaan akibat narkoba sampai dugaan korupsi.

Namun bermacam spekulasi yang semula berkembang tersebut menjadi luput, setelah   Kapolsek Pontianak Barat ketika itu – AKP Muslimin  menjelaskan, tidak ditemui adanya tanda-tanda kekerasan dan peristiwa yang terjadi diduga gara-gara asmara.*

Comments
Loading...