Banner Event

Grebeg Markas Raksasa Judi Online di Sumut, Waduh Big Boss Ternyata Sudah Kabur ke Singapura

AksiBorneo – “Diketahui pada hari Selasa (9 Agustus 2022) dinihari, dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Utara – Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak, melakukan penggerebegan markas judi online terbesar di propinsi ini.”

NAMUN pada penggerebegan di TKP  judi online di Komplek Cemara Asri, Jalan Palem Nomor 28, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, big bos usaha haram itu tidak ada di tempat yang juga merupakan rumah tinggalnya.

Jhony alias Avin alias Aphin BK alias AP atau ABK,  dikabarkan sempat lolos dari penggerebegan di markas operator situs judi online LEBAH4D, Pakam.DEWAJUDI4D dan LARIS4D terbesar di Sumut beromzet milliaran rupiah itu. Si bos dikabarkan kabur bersama keluarga ke Singapura.

Saat dilakukan penggeledahan di lokasi rumah mewah Aphin di Komplek Cemara Asri itu, Jumat (19 Agustus 2022) polisi dapat mengamankan sejumlah komputer yang diduga merupakan bagian dari alat kelengkapan  operator judi online.

Kemudian setelah gelar perkara, penyidik menetapkan dan mengamankan anak buah Aphin si bos besar yang kabur ke Singapura, Niko Prasetia, pimpinan operator judi online sebagai tersangka.

“Pada Sabtu 20 Agustus 2022, penyidik telah melakukan pemeriksaan Saudara Niko Prasetia selaku leader dari operator. Kemudian penyidik telah melakukan gelar perkara penetapannya sebagai tersangka,” kata Hadi, dikutip Kompas.com dari Tribun Medan, Selasa (23/8-2022).

Hadi mengatakan, Apin dijadwalkan diperiksa sebagai tersangka pada Senin 22 Agustus 2022. Namun, Apin mangkir dari panggilan penyidik.

Dari penelusuran, Apin ternyata sudah kabur ke Singapura bersama keluarganya melalui Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang.

“Melalui koordinasi dengan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan pada tanggal 16 Agustus 2022, diperoleh informasi bahwa dia dan keluarganya telah melintas di TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Kualanamu sejak tanggal 9 Agustus 2022 ke Singapura,” ucapnya.

Sejauh ini Polda Sumut telah memeriksa 19 saksi terkait judi online yang berlokasi di Warung Warna-warni di Kompleks Cemara Asri tersebut. Polisi juga telah memblokir 134 rekening yang diduga sebagai alat transaksi judi online milik Apin.

Tak hanya itu, polisi juga sudah menggeledah dua rumah mewah milik Apin. Namun, rumah milik Apin tersebut kosong.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Jhony alias Avin BK kini, Rabu (24/8-2022) resmi masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Sumut.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menyampaikan, penerbitan DPO terhada Avin BK sudah sesuai mekanisme denfan Perkap Nomor 3 Tahun 2014.

Baca juga : Tekat Kapolri Jend.Listyo Sigit, Akan Libas Bisnis Judi Online: Jika Ada Pejabat Polri Terlibat, Saya Copot!!

“Per hari ini AVIN BK sudah menjadi DPO Polda Sumut dan penerbitan DPO ini sesuai dengan Perkap Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana dan Perkabareskrim Nomor 3 Tahun 2014 tentang SOP Pelaksanaan Penyidikan Tindak  Pidana”, ujar Kombes Hadi di Medan, Rabu (24/8-2022). *dtc/kompc/tribun.

Re-edit : EAZ

Comments
Loading...