AksiBorneo – “Kali ini peristiwanya di wilayah hukum Polda Jawa Timur. Padahal belum duapekan lalu, Kamis (11/8-2022), Bareskrim Mabes Polri membekuk seorang anggotanya yang punya jabatan mentereng di Karawang Jawa Barat”
KALA itu Kasat Narkoba Polres Karawang AKP Edi Nurdin Massa yang pernah berjasa menggulung bandar narkoba dan jaringannya tanpa senjata, malahan jadi Polisi yang Ditangkap Polisi.
Baca Artikel terkait : Polisi Tangkap Polisi di Karawang. Tak Tanggung-tanggung, yang Nangkap dari Bareskrim Mabes Polri
Kali ini pihak Kepolisian Daerah Jawa Timur sendiri yang melakukan penangkapan terhadap anggotanya yang telah mencoreng institusi Kepolisian RI. Tangkapannya adalah Kapolsek Sukodono, Sidoarjo, AKP I Ketut Agus Wardana.
Ketut Diciduk lantaran diduga terkait kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu.
“Iya benar, ada anggota yang diamankan Bid Propam Polda Jatim terkait dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu. Ini merupakan komitmen Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta untuk menindak tegas terhadap segala bentuk judi dan narkotika,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto di Surabaya, Selasa (23/8-2022) dikutip JawaPos dari Antara.
Kombes Dirmanto mengatakan, penangkapan terhadap Kapolsek Sukodono dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi adanya penyalahgunaan sabu-sabu di lingkungan polsek tersebut.
Kemudian pada Selasa (23/8) dini hari ini, pukul 01.10 WIB, Anggota Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jatim melakukan penyelidikan di Polsek Sukodono.
“Selanjutnya dilakukan tes urine terhadap Kapolsek tersebut. Hasilnya Kapolsek dinyatakan positif menggunakan sabu-sabu,” kata dia.
Selain mengamankan Kapolsek, anggota Bid Propam juga mengamankan dua anggota Polsek Sukodono terkait penyalahgunaan sabu-sabu.
Kombes Dirmanto menambahkan dari pengungkapan itu pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti, seperti korek api, sedotan dan plastik bekas pemakaian sabu-sabu.
“Untuk berapa lama kapolsek tersebut memakai sabu-sabu masih didalami. Untuk konsumsinya di mana masih didalami,” ujar Kombes Dirmanto.
Dia juga mengklarifikasi bahwa Kapolsek Sukodono ditangkap di Mapolsek setempat setelah menjalani tes urine, bukan saat pesta sabu-sabu.
“Yang bersangkutan diamankan di Mapolsek setelah dilakukan tes urine, bukan pesta narkoba. Sekali lagi, bukan pesta narkoba oknum Kapolsek. Jadi setelah digunakan, ada informasi, Kabid Propam turun ke lapangan, cek lapangan, tes urine dan diperiksa,” katanya.
Sementara itu, dipetik dari beritajatim, dua anak buah AKP Ketut, masing-masing berpangkat Aiptu,YHP dan BS.*ABC/JPC/BJC
