Banner Event

Pengusutan Kasus Polisi Tembak Polisi Belum Tuntas, Eh Ada Pati TNI yang Nembakin Kucing. Netizen: Kok Tega Banget

AKSIBORNEO – “Tiga peristiwa di luar akal sehat terjadi dimedio 2022 ini  yang bikin repot para petinggi TNI/Polri.”

SETELAH dua peristiwa di luar nalar terjadi di medio tahun 2022 ini, terjadi pula peristiwa yang lagi-lagi bikin repot para petinggi TNI/Polri.

Peristiwa pertama yang menarik perhatian publik bahkan masyarakat dunia, adalah kasus Irjen Ferdy Sambo yang menghebohkan karena mengotaki pembunuhan terhadap anak buahnya sendiri, Brigadir J pada Jumat (9 Juli 2022). Kasusnya masih berjalan dalam penyidikan.

Sepekan kemudian, persisnya pada hari Senin (18 Juli 2022) di Semarang, tak kalah sadisnya kasus Kopda TNI Muslimin mendalangi upaya pembunuhan terhadap isterinya sendiri dengan memakai komplotan penembak bayaran.Sangisteri terselamatkan oleh tim dokter di RSU Kariadi, Semarang, suaminya tewas bunuh diri.

Artikel terkait : Upaya Kopda Muslimin Bunuh Istri dari Racun Hingga Santet dan Penembakan, Justru Sang Suami yang Ditemukan Tewas Misterius

Setelah itu, seorang oknum TNI-AU yang tugasnya di Kalbar (Kalimantan Barat) berinitial AK,  pada Sabtu (30 Juli 2022) dinihari di Bogor Jawa Barat, mendalangi pembunuhan Achmad Nurcholis – Bendahara KONI Kabupaten Kayong Utara (KKU) Kalbar dengan memakai tiga pembunuh bayaran.

Artikel terkait : Kronologi Bendahara KONI Kayong Utara (KKU) Kalbar yang Dibunuh Teman Sendiri (Oknum TNI/AU) di Bogor

Teranyar, tersiar kabar seorang perwira tinggi TNI AD melakukan penembakan, tapi sasaran yang dijadikan korban adalah sejumlah kucing liar yang berkeliaran.

Sang Jenderal TNI bintang satu geram, banyak kucing liar yang dianggap mengganggu, berkeliaran di lingkungan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Bandung.

Peristiwa  mengenaskan terhadap hewan itu,  terungkap oleh akun instagram sebuah rumah singgah hewan di Bandung dan viral di media sosial.

“Bantu share atau mention pihak terkait. Kucing-kucing ditemukan mati ditembak, lokasi di Sesko TNI Martanegara, Bandung. Ada yang tahu? Siapa pelakunya ini, kok tega banget kucing ditembak-tembak seperti ini. Kejadian sore ini tanggal 16 Agustus 2022. Satu Kucing saat ibu mau di-X-ray, untuk memastikan luka tembak dan peluru di badan kucing. Help Pak @ridwankamil bapak @jenderaltniandikaperkasa @rizky_irmansyah @nathasatwanusantara @christian_joshuapale @deasyfebry @jakartaanimalaidnetwork @femkemonita,”  tulis pemilik akun dalam unggahannya.

Panglima TNI Turun Tangan

Peristiwa yang kelihatan sepele namun menyangkut nyawa makhluk ciptaan Tuhan itu, tak tanggung-tanggung direspon oleh Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa. Andika pun memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki kasus dugaan penganiayaan hewan tersebut.

Kepala Pusat Penerangan TNI – Mayjen Prantara Santosa membenarkan adanya peristiwa tentara tembak kucing itu, pelaku adalah seorang perwira TNI berpangkat Brigjen.

“Menindaklanjuti perintah Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa kemarin, untuk menyelidiki dugaan penganiayaan terhadap beberapa ekor kucing di lingkungan Sesko TNI Bandung,” kata Prantara, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/8-2022).

“Tadi malam Komandan Sesko TNI dan Tim Hukum TNI membenarkan bahwa Brigjen TNI NA telah menembak beberapa ekor kucing dengan menggunakan senapan angin milik pribadi pada Selasa siang kemarin sekitar jam 13.00,” tambahnya.

Brigjen NA mengkleim, penembakan terhadap kucing liar itu untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal atau tempat makan Perwira Sesko TNI, bukan karena kebencian pada kucing.

Namun tindak lanjut tetap dilaksanakan. Mayjen Prantara mengatakan, saat ini TNI tengah melakukan proses hukum terhadap Brigjen NA. 

“Selanjutnya Tim Hukum TNI akan menindak lanjuti proses hukum Brigjen TNI NA”, ujarnya.

Brigjen NA disangkakan pelanggaran pada pasal 66 UU Nomor 18 Tahun 2009 (tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan) dan Pasal 66A, Pasal 91B UU nomor 41 tahun 2014 (tentang Perubahan Atas Undang Undang nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan),

Pihak Rumah Singgah Kucing dan Anjing terlantar pun merespon balik dengan mengucapkan terimakasih serta memberikan informasi hasil pemeriksaan tim dokter terhadap kucing-kucing korban penembakan itu. Sedikitnya ditemukan ada 6 ekor kucing yang meregang nyawa.

“Terima kasih Pak @jenderaltniandikaperkasa sudah mengungkap pelaku penembak kucing di Sesko TNI. Terima kasih Pak @rizky_irmansyah @ridwankamil,”  

“Update kondisi kucing yang ditembak, hasil pemeriksaan dari tim dokter @amoreanimalclinic, semua kucing ditemukan peluru,” ungkapnya.*

Comments
Loading...