AKSIBORNEO – “Sejumlah personel Brimob mendatangi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri di Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sabtu (6/8-2022) siang.”
TAMPAK ada 10 personel Brimob berpakaian lengkap keluar dari tiga mobil taktis yang membawa mereka di parkiran gedung Bareskrim dan langsung masuk gedung.
Sekitar satu jam kemudian sekira pukul 13.20 WIB masuk lagi dua mobil dan menurunkan 10 personel yang juga berpakaian lengkap dan bersenjata laras panjang.
Maka tampak 5 mobil taktis Brimob terparkir di parkiran gedung Bareskrim Polri.
Diduga berkaitan dengan pengusutan kasus penembakan Brigadir Yosua atau J.
Namun Kadiv Humas Polri – Irjen Dedi Prasetyo belum dapat memberikan konfirmasinya. Pihaknya juga masih menunggu kabar dari timsus yang mengusut kasus tewasnya Brigadir J.
Sore harinya menjelang magrib, puluhan personel Brimob tersebut meninggalkan gedung Bareskrim Polri.
Dirtipidum Bareskrim Polri – Brigjen Andi Rian mengatakan, kehadiran para personel Brimob itu untuk pengamanan sesuai permintaan Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto.
“Kehadiran personel Brimob untuk pengamanan Bareskrim,” kata Andi saat dimintai konfirmasi.
Dua hari sebelumnya, Kamis (4/8-2022), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan telah melakukan penahanan 4 (empat) perwira polisi di tempat khusus untuk 30 hari ke depan, guna mempercepat penanganan kasus kematian Brigadir Yosua.
“Ada empat orang yang kami tempatkan di tempat khusus,” kata Kapolri Listyo di Bareskrim Polri.
“Sisanya akan kami proses sesuai dengan keputusan dari timsus, apakah masuk pidana atau masuk etik,” pungkas Kapolri.
Diketahui Timsus tengah berjalan memeriksa 25 personel anggota Polri, terkait kasus terbunuhnya Brigadir J di rumah mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo
Mereka diperiksa dalam kasus yang menghebohkan Polisi Tembak Polisi itu, karena tidak profesional dalam penanganan kasus di di TKP.*
Laporan, Wilmar Hadi/Vivi Fahilda
Editor, EAZ
