Banner Event

Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astana Anyar, Residivis eks Nusa Kambangan, Teroris Merah. Apa Kegiatannya Sehari-hari?

AKSIBORNEO – “Diketahui aksi bom bunuh diri saat apel pagi di halaman Maplsek Astana Anyar, Bandung, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit turun langsung ke TKP hari itu juga, Rabu (7 Desember 2022) pagi.”

KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit dalam keterangannya mengungkapkan, bahwa  pelaku adalah Agus Sujatno (34). Pelaku masuk klasifikasi teroris merah alias narapidana terorisme (napiter) merah yang menolak program deradikalisasi olehpemerintah.

Yang bersangkutan, kata Listyo,  sebelumnya ditahan dan diproses di LP Nusakambangan, artinya dalam kelompok masih merah.

“Untuk proses deradikalisasi membutuhkan teknis dan taktis yang berbeda. Yang bersangkutan masih susah diajak bicara, masih menghindar,” terang Listyo menjawab pertanyaan wartawan apakah Agus pernah ikut dalam program deradikalisasi.

Listyo mengungkapkan,  Agus pernah dihukum dalam kasus bom panci di Cicendo Bandung pada Februari 2017, diadili dan divonis 4 tahun penjara.

Selepas dari menjalani masa hukumannya di LP Nusakambangan pada September 2021, dia kembali menjalankan aktifitasnya sehari-hari sebagai juru parkir di kawasan Resto Mie Gacoan, Bandung.

Kapolri mengatakan, berhasil menemukan jaringan pelaku masuk kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung dan Jawa Barat.

“Namun demikian yang bisa kami jelaskan bahwa pelaku terafiliasi dengan kelompok JAD Bandung dan Jawa Barat. Saat ini tim (kepolisian) terus bekerja untuk bisa menuntaskan peristiwa yang terjadi,” imbuhnya.

Baca Artikel terkait : Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung Saat Polisi Apel Pagi, 11 Korban Luka-luka dan Tewas

Agus sendiri tewas dengan bagian tubuh terpental berhamburan bersama ledakan bom bunuh diri yang dibawanya. Diduga, bom dibawa dipunggungnya, karena punggungnya hancur berlubang besar.

Korban tewas lainnya adalah seorang anggota polisi Aipda Sofyan, kritis dan meninggal di RS Sartika Asih, Bandung. Luka-luka 9 orang anggota Polsek Astana Anyar dan Nur Hasanah, warga yang kebetulan lewat di dekat tempat kejadian.*

Comments
Loading...