Banner Event

Halal bil Halal Rabitah Alawiyah Kota Pontianak, Walikota Edi Kamtono Tekankan Pemilu Damai

AKSIBORNEO – “Rabitah Alawiyah Kota Pontianak menyelenggarakan halal bil halal Idul Fietri 1444 H bertempat di auditorium Universitas Tanjungpura (Untan), Sabtu (13 Mei 2023) malam.”

WALIKOTA Pontianak – Edi Rusdi Kamtono dalam kesempatan itu, secara singkat mengungkapkan program kerja selama masa jabatannya, baik yang sudah terselenggara maupun yang masih dalam pelaksanaan.

“Masa jabatan saya satu priode akan berakhir pada Desember tahun ini, segala sesuatu yang belum terselesaikan, akan dilaksanakan oleh plt (pelaksana tugas) walikota sampai dengan masa pemilihan walikota yang baru di pemilu 2024 nanti”, terangnya.

“Satu priode lagi, pak”, terdengar teriakan dari yang hadir.

“Saya paham, para habaib ada dimana-mana. Saya berharap ditahun politik ini sampai dengan pemilu nanti di Kalimantan Barat, khususnya di Kota Pontianak ini, semua berjalan lancar, aman, tertib dan damai”, imbuhnya.

“Jangan sampai ada goncangan apa pun”, ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Rabitah Alawiyah Kota Pontianak, Habib Mujib Alhaddad. Ia menyampaikan, bahwa Rabitah Alawiyah adalah organisasi sosial kekeluargaan sesama para Alawiyin.

“Bukan organisasi politik atau sayap dari partai politik apa pun. Anggotanya ada dimana-mana, terserah pada pilihan politik masing-masing untuk berperan serta membangun bangsa dan negara ini, aman damai seperti yang disampai walikota tadi”, paparnya singkat.

“Makanya kegiatan malam ini bertajuk ‘Berbeda pilihan, Bersatu dalam Uhuwah Alawiyah’”, ujarnya.

Pada acara yang berlangsung singkat dan sederhana sekitar 60 menit tersebut, dihadiri juga oleh yang mewakili Kapolda Kalbar, Kapolresta Pontianak yang diwakili dari Polsek Pontianak Selatan.

Ratusan habaib dari organisasi yang sudah berusia hampir satu abad ini, tampak juga hadir beberapa ulama antara lain Habib Abdurakhman Ali Almutahar, Habib Rizal Hasan Alkadri, serta Prof Syarif Ibrahim Alkadri guru besar FISIP Untan – salah satu putra korban agresi penjajahan Jepang pada 1944 M.

Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Habib Rizal Hasan Alkadri.

Sementara itu di luar gedung, ditanya Aksi Borneo soal kemungkinan menyalonkan diri kembali sebagai pertahana Walikota Pontianak,  Edi Kamtono menjawab singkat, “Insyaallah”, katanya sambil senyum.***

Comments
Loading...