AKSIBORNEO – “Seperti halnya pada Pemilu 2014 dan 2019, sejumlah RSJ (Rumah Sakit Jiwa) di tanah air telah siap-siap mengantisipasi kemungkinan masuknya caleg gagal pada Pilcaleg 2024.”
MEREKA gagal dan lemah mental sehingga malu, berdampak depresi atau stress. Untuk itu sejumlah RSJ telah menyiapkan ruang khusus atau bad khusus bagi mereka yang mengalami gangguan kejiwaan akibat gagal.
Ada beberapa hal yang menyebabkan mereka menjadi ODGJ (Orang Dengan Gangguan Kejiwaan), utamanya karena sudah banyak keluar dana ratusan juta rupiah bahkan miliaran, tapi terpuruk dari kalkulasi suara yang diharapkan. Apalagi memang sudah harap-harap cemas sejak awal.
Namun, menurut pengamatan AksiBorneo, untuk Pemilu atau Pilcaleg 2024, tidak semua daerah menyiapkan tempat bagi mereka yang gagal tersebut sebagaimana pada Pemilu 2014 dan 2019 silam.
Dipetik dari berbagai sumber, untuk Pemilu 2024 ini RSJ yang masih menyiapkan diri untuk menampung caleg gagal yang mengalami gangguan jiwa, antara lain RSJ Mataram, RSJ Menur dan RSJ Jombang – Jawa Timur, RSU (Rumah Sakit Umum) Otto Iskandar Dinata (Otista) Bandung – Jawa Barat juga menyiapkan ruang khusus bagi mereka yang kemungkinan depresi nanti – bahkan tak tanggung-tanggung dengan 10 ruang khusus, dan beberapa daerah lain.
Sementara yang tak kalah siap adalah Jawa Tengah, terdapat 4 RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) di Semarang, Klaten, Solo, dan 3 RSJ Tipe A di Semarang yang disebut pasti memberikan pelayanan paripurna.
Sedangkan bagi caleg gagal Kalimantan Barat apakah caleg gagal Kabupaten/Kota/Provinsi maupun caleg gagal DPR-RI atau DPD, supaya di bawa ke RSJ Kota Singkawang, 145 Km dari Pontianak ibukota provinsi ini, karena RSJ Sungai Bangkong di Kota Pontianak sudah dijadikan Klinik Utama, tidak lagi tempat perawatan Sakit Jiwa.*
Artikel terkait : Pontianak, Semarak Baliho Caleg 2024: Jangan Salah Pilih!!
