AKSIBORNEO – “Dua menteri Kabinet Merah Putih pada 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Kalimantan Barat, salah satunya Menteri UMKM Maman Abdurachman.”
MENTERI Pertanian – Andi Amran Sulaiman dalam kunjungan kerjanya di provinsi yang berbatasan langsung dengan Sarawak – Malaysia Timur ini, antara lain melakukan peninjauan lahan sawah Optimasi Lahan (Oplah) di Desa Singaraja, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, menggunakan Helikopter, Kamis (21/11-2024).
Mentan Andi Amran didampingi anggota Komisi IV DPR-RI – Daniel Johan dan rombongan Pj Gubernur Kalbar – H.Harisson, Kapolda Kalbar – Brigjen Pipit Rismanto, SIK., MH dan Pangdam XII Tanjungpura – Mayjen TNI Iwan Setiawan, SE., MM.
Kunjungan Kerja Mentan Amran tersebut disambut hangat oleh Pj Bupati Sambas – Dra. Syarifah Marlyna Almutahar, M.Si dan jajaran, dengan upacara adat sebelum menuju ke lokasi Oplah di Semparuk, sementara warga telah menunggu dengan antusias.
“Kami masyarakat sambas patut berbangga mendapat kunjungan dan dukungan Menteri Pertanian, mengingat Sambas terletak di ujung provinsi ini yang berbatasan dengan Malaysia ini”, ujar Marlyna.
Dua pekan sebelumnya, Kalbar juga mendapat kunjungan kerja dari Menteri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) – Maman Abdurachman, ST., Selasa (12/11-2024).
Maman yang alumnus SMA Negeri III Kota Pontianak dan aktifis HMI ketika kuliah di Fakultas Teknik Perminyakan di Universitas Trisaksi Jakarta itu, sebelum pelantikan menteri pada 21 Okt 2024, adalah Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI dua priode dan Ketua DPD Golkar Kalbar sampai sekarang.
Maman yang kelahiran Pontianak 1980, tak sekadar melakukan kunjungan kerja di Kalbar, tapi banyak juga yang menyebutnya pulang kampung.
Tak ketinggalan pula Maman menyempatkan diri berziarah ke makam Raja Kubu – Syarif Idrus Alaydrus (1772-1795M).
Saat ziarah ke makam Kerajaan Kubu itulah (kini Kabupaten Kubu Raya), dia terkilir kakinya.
Namun Maman meskipun berjalan tertatih-tatih dengan bantuan dua tongkat penyangga di bawah ketiaknya dan kaki berbalut perban gip, tetap menghadiri rapat dengan Komisi VII DPR-RI, Selasa (19/11-2024).
“Iya ada yang patah di engkle kaki kiri saya”, ujar Menteri UMKM yang mantan aktifis HMI dan BEM UKI Trisakti Jakarta ketika masih mahasiswa ‘tempohari’.*
