AKSIBORNEO – “Diberitakan terdahulu, Kabupaten Sambas – Kalimantan Barat mendapat kunjungan kerja Menteri Pertanian – Andi Arman Sulaiman dari kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto.”
DIKETAHUI, kunjungan kerja (kunker) tersebut merupakan kali pertama Kab.Sambas menerima kunjungan seorang menteri dari Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto yang baru berumur 30 hari, Kamis (21/11-2024).
Tujuan kunker untuk meninjau langsung Optimasi Lahan (Oplah) atau pengoptimalan lahan sawah di Desa Singaraja, Kecamatan Semparuk, kabupaten yang berbatasan langsung dengan Sarawak (Malaysia Timur) ini.
Sebagai daerah yang terletak diujung negeri, kata Pj Bupati Sambas – Syarifah Marlyna Almutahar, masyarakatnya merasa bangga dan mengucapkan terimakasih atas kunjungan Mentan Andi Arman Sulaiman.
“Kami masyarakat Kabupaten Sambas patut berbangga, karena mendapat dukungan dan kunjungan kerja dari Pak Menteri, dimana Kabupaten Sambas merupakan daerah di ujung Kalbar dan berbatasan langsung dengan Malaysia”, kata Marlyna.
Dra. Syarifah Marlyna Almutahar, M.Si., sebelumnya adalah Inspektur Prov.Kalimantan Barat. Terhitung tgl 25 September 2024, Marlyna resmi menjabat Pj Bupati Sambas s/d pelantikan bupati/wakil bupati definitif hasil pilkada 2024 yad.
Pj Bupati Sambas Marlyna mengungkapkan, Kabupaten Sambas banyak mendapat bantuan dan program yang bersumber dari APBN/2024 untuk petani. Antara lain untuk mesin pompa air, hand sprayer, traktor, dan mesin combain besar, serta pembangunan rumah pompa dan peralatannya, serta pintu air di lahan Oplah.
“Tidak hanya itu, Kabupaten Sambas mendapatkan program Oplah di 15 Kecamatan”, ujarnya.
“Kami tentu berterimakasih kepada pemerintah pusat yang telah memberi bantuan melalui APBN 2024,” imbuhnya.
Kunjungan Mentan Andi Arman Sulaiman dan rombongan ke lokasi Oplah di Desa Singaraja, Kecamatan Semparuk, Sambas, disambut antusias oleh ratusan warga setempat.*(berbagai sumber)
Artikel terkait : Dua Menteri Kunjungi Kalbar di 100 Hari Presiden Prabowo, Maman UMKM Cedera
