AKSIBORNEO – “Keberkahan melaksanakan makan sahur termasuk berkat pertolongan dari Allah SWT. Jadi makanlah sahur untuk menyampaikan niat berpuasa dan meningkatkan ketaqwaan.”
MENGAPA pada hari-hari biasa kita selalu berselera untuk memakan ini-itu tiap waktu, tapi di bulan puasa ini kita mampu menahan lapar 13 – 14 jam sehari. Mengapa? Ini semua kita ketahui berkat dibantu dan dorongan yang diberikan oleh Allah SWT. Tanpa bantuan dan pertolongan Allah SWT tak mampu rasanya kita menikmati manfaat puasa.
“Puasa dilakukan untuk peningkatan ketakwaan (tazkiyatun nafs), kesabaran, dan kontrol hawa nafsu”, kata Ustadz H.Andi Irfan, SPd.I di sebagian lain kuliah subuh Ramadan yang disampaikannya di Masjid Darul Muttaqien, Kota Pontianak, Selasa (24 Februari 2026).
“Selain itu, ternyata puasa juga merupakan terapi bagi kesehatan tubuh kita”, lanjutnya.
Menurut riset para dokter dan atau para ahli kesehatan, ungkap Ustadz Andi Irfan, puasa dapat meningkatkan daya tahan tubuh, menyegah masuknya berbagai penyakit. Dimana pada hari-hari biasa jam-jam makan tidak kenal waktu, tidak terkontrol. Ini dapat merusak sel-sel di dalam tubuh.
“Puasa ini ternyata juga merupakan terapi”, imbuhnya.
Manfaat puasa untuk kesehatan sangatlah banyak, mulai dari meningkatkan daya tahan tubuh, mengendalikan nafsu makan, sampai meningkatkan fungsi otak.
Secara keseluruhan, puasa dapat meningkatkan kesehatan baik secara fisik maupun mental.
Ringkasnya, mengurai riset para dokter tersebut, secara kesehatan, puasa mendetoksifikasi tubuh, meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan kolesterol jahat, dan mengatur gula darah. Secara sosial, puasa memupuk rasa empati dan solidaritas.
Banyak orang mengira bahwa puasa membuat tubuh lemas, sehingga tubuh bisa mudah sakit. Padahal, menahan haus dan lapar lebih dari 10 jam mampu memperbaiki sistem kekebalan tubuh, meregenerasi bahkan meningkatkan fungsi sel imun dalam melawan infeksi.
Jika sahur serta berbuka puasa dengan makanan sehat yang kaya gizi dan cukup beristirahat, ibadah puasa pun bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Sehingga, kita tidak mudah sakit dan mampu berpuasa selama sebulan penuh.
Jadi banyak sekali manfaat puasa bagi kesehatan tubuh. Antara lain mengendalikan nafsu makan, menurunkan berat badan, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan fungsi otak, mengurangi peradangan.
Dan yang penting juga menurut riset para dokter tersebut, kata Ustadz Andi Irfan, memperlambat proses penuaan, mengurangi stres dan kecemasan serta melatih pengendalian diri.***
Artikel terkait sebelumnya : Ustadz Andi Irfan di Masjid Darul Muttaqien: Puasa Tanpa Niat Tidak Sah
