Kawal Pilkada
AKSIBORNEO – “Incumbent Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Sutarmidji dan wakil – Ria Norsan, dikabarkan rujuk setelah diterpa badai tidak harmonis di masa pemerintahan keduanya, (2018-2023).”
SEJAK awal-awal pendaftaran calon kepala daerah – dalam hal ini bakal calon gubernur (bacagub) Kalbar pada April 2024 hingga saat ini, rumor tetap menarik terkait ‘begini-begitu’ antara cagub-bacagub gubernur provinsi ini tersebut.
Sutarmidji nampak seperti tak ambil pusing dengan issu miring yang mengiringi perjalanannya untuk menuju KB-1.
Sebelumnya, Midji dan Norsan melaju sendiri mendaftar ke parpol-parpol, masing-masing dengan tujuan untuk merebut kursi KB-1.
“Dengar-dengar NT sudah rujuk dengan Ria Norsan, benar begitu”, tanya AksiBorneo, Selasa (21/5-2024).
“Maok gimane agiklah die (Ria Norsan)”, jawab Sutarmidji dengan ciri khasnya tetap menggunakan bahasa Melayu dalam berdialog (Mau bagaimana lagi dia).
Incumbent Gubernur Kalbar yang mantan dosen Fak.Hukum UNTAN Pontianak itu menuturkan, dari calkulator politik Ria Norsan akan merugi jika maju sebagai cagub.
Itu jika dilihat dari hasil survai, papar Sutarmidji sambil memperlihatkan angka survei untuk dirinya maupun untuk Norsan dari ponselnya, tanpa menjelaskan survei dari pihak mana.
“Soal rumor atau issu politik yang beredar, sukak ati dielah,” pungkas Sutarmidji.
Rujuk atau menyambung kembali tali harmonisasi yang sempat terputus antara incomben Gubernur Kalbar 2018-2023 dan wakilnya itu, Sutarmidji – Ria Norsan, ditandai dengan coffe bareng di Jalan Veteran, Pontianak dihadiri sejumlah awak media, Ahad (19/5-2024).
Baik Sutarmidji maupun Ria Norsan disertai istri masing-masing, Sutarmidji bersama Lismaryani, Ria Norsan bersama Erlina Ria.
Tiga hari sebelumnya (16/5-2024) Ria Norsan sudah berisyarat sayonara kepada Sutarmidji. Apalagi Ria Norsan sudah menimang-nimang dua nama bacawagub dirinya.
Di awal pendaftaran sebagai bakal calon gubernur yang dibuka oleh Partai Demokrat, dalam kesempatan terpisah baik Sutarmidji maupun Ria Norsan, menyatakan masih akan berpasangan untuk menjadi Gubernur Kalbar 2024-2029.
Akan tetapi maju mendaftar masing-masing, tidak bersama-sama, ditandai publik sebagai gelagat ‘pecah kongsi’. Mereka terpisah jalan sendiri-sendiri mendaftar ke parpol-parpol sebagai calon Gubernur Kalimantan Barat.
Artikel terkait :
Ria Norsan Beri Isyarat “Sayonara” ke Sutarmidji untuk Pilgub Kalbar 2024-2029
