Banner Event

Gubernur Kalbar Puji Walikota Pontianak. Mantap, Tapi Diminta Kerja Lebih Cepat Lagi

AKSIBORNEO – “Terkait paparan Walikota Pontianak – Edi Rusdi Kamtono yang mengaku banyak penyapaian Pemkot Pontianak serta target yang belum selesai. Namun, Gubernur Kalbar – Sutarmid, yang menyoroti infrastruktur di ibukota provinsi ini yang disebutnya 90 persen, dalam kondisi mantap.”

NAMUN demikian, kata Sutarmidji di Musrenbang RKPD Kota Pontianak, Selasa, (23/3-2022), masih perlu dilakukan beberapa pelebaran jalan. Antara lain menuntaskan pelebaran mulai darJalan Husin Hamzah hingga Jalan H.Rais A.Rakhman sampai ke Jalan Hasanuddin.

“Jalan Husin Hamzah di sisi kiri dan kanannya mesti dilebarkan lagi dua hingga tiga meter,” ucap Sutarmidji (sebelumnya sudah ada pelebaran 7 meter sejak 2019 pengerjaan, Red.)

Kepada Edi Kamtono – mantan  wakilnya ketika Sutarmidji masih Walikota Pontianak 4 tahun silam, ia berharap, walikota Pontianak sekarang ini – sudah  harus memikirkan bagaimana membuka kawasan-kawasan baru untuk permukiman baru atau sektor properti.

Kota Pontianak dengan luas wilayah yang terbatas, yakni 107 kilometer persegi, sebut Sutarmidji, harus  ada pengembangan kawasan baru – sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kota ini dengan luas yang terbatas maka setiap pembangunan yang dilaksanakan harus bisa menjawab kebutuhan 20 hingga 30 tahun ke depan,” ujar Sutarmidji.

Sektor pariwisata juga bisa menjadi tumpuan bagi Pemkot Pontianak. Oleh sebab itu, potensi-potensi yang ada harus dikembangkan terutama berkaitan dengan sektor pariwisata.  

Gubernur Kalbar itu juga minta perhatian Walikota Pontianak, untuk dapat menjaga wisata di sepanjang Sungai Kapuas tetap bersih dan cantik, sehingga selalu menarik.

Terkait Mal Pelayanan Publik yang saat ini tengah dikerjakan oleh Pemkot Pontianak, Sutarmidji sependapat dengan pembangunan tersebut yang berlokasi di Kapuas Indah. Sebab hal itu dinilainya dapat membangkitkan kembali perekonomian di pasar yang merupakan cikal bakal pasar modern di Kota Pontianak seperti tahun 1970-an sejak berdirinya.

 “Kawasan Kapuas Indah itu akan hidup kembali seperti tahun 1970-an karena di sanalah cikal bakal pasar modern di Kota Pontianak,” tutupnya.

Seperti dilansir AB sebelumnya, usai kegiaan Musrenbang RKPD Kota Pontianak, Selasa (23 Maret 2022) Walikota – Edi Kamtono menyatakan, semua sektor baik infrastrutur, ekomi maupun pariwisata akan menjadi target penuntasannya pada 2023.

Artikel terkait : Meski Tekendala Ihwal Minyak Goreng di Pasaran, Walikota Pontianak Mengaku Pihaknya Bisa Mengendalikan Angka Inflasi

Catatan Redaksi, “Kapuas Indah” yang berlantai II dengan ratusan kios itu diresmikan oleh Walikota Pontianak – Muhammad Barier pada 1978, kurang diminati karena lokasi yang dianggap rawan, apalagi setelah tumbuh berkembangnya pasar-pasar swalayan dan mal-mal serta beragam pasar modern lainnya.***

Comments
Loading...