Banner Event

Ini Titik Terang ‘Godfather’ Pengeroyokan Ketum KNPI Haris Pertama, Bukan Orang Sembarangan

AKSIBORNEO – “Aksi  tutup mulut masih tetap dilakukan oleh H.Azis Samual, walaupun sudah sepekan lebih meringkuk dalam tahanan Polda Metro Jaya bersama 5 tersangka pesekongkol suruhannya. Namun Politikus Partai Golkar ini masih tetap bungkam kalau dirinya terlibat dengan aksi pengeroyokan terhadap Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama.”

HARIS sendiri merasa heran dengan para eksekutor lapangan yang menggebuknya, disebut sehari-harinya deptcolector (penagih utang). Selain tidak kenal, Haris juga menegaskan tidak pernah punya utang.

Begitu pula dengan tersangka Azis Samual, meskipun satu naungan di bawah partai berlambang pohon beringin itu, Haris pun menegaskan tidak kenal dan tidak pernah punya hubungan apa pun.

Lalu, apakah ada konflik internal partai yang membuat Azis Samual bernafsu untuk ‘menghabisi’ Haris Pertama?

Menurut Haris, meski sama-sama berkarier di Golkar, Haris mengaku tidak mengenal Azis Samual. Karenanya, dirinya menolak menanggapi kemungkinan terjadinya konflik internal partai yang menyebabkannya dikeroyok.

Sebenarnya titik terang ke arah siapa diduga ‘godfather’ pengeroyokan sudah bisa dibaca sejak awal, ketika Haris menyebut-nyebut nama Ketua Umum DPP Partai Golkar – Airlangga Hartarto.

Akan tetapi menurut Haris, jika keritikannya tidak bisa diterima atau ada yang salah, mengapa tidak diselesaikan secara hukum?

Lebih spesifik, dikutip AksiBorneo dari Suara.Com, bahwa Haris menduga, Azis yang diduga berperan sebagai otak pengeroyokan, bertindak karena cuitannya di media sosial Twitter yang menyinggung soal kabar hubungan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto dengan Rifa Handayani.

Melalui akun twitter @knpiharis pada 4 Februari 2022, Haris memang pernah menyinggung soal hubungan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu.

“Indikasi (motif Samual) ke sana kayaknya. Saya mengkritisi Ketua Golkar karena kasus itu. Itu dugaan saya. Saya sempat protes keras untuk kebaikan juga,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (2/3-2022).

Setelah cuitannya itu, Haris tidak pernah mendapatkan ancaman. Namun, langsung terjadi pengeroyokan terhadap dirinya.

“Kalau diancam, saya pasti sudah siap siaga. Saya diikuti enggak tahu, langsung digepok dari belakang,” katanya.

Terpisah, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat menyebut, penyidik masih mendalami motif dari Azis. Sebab, Azis masih mengaku sebagai aktor intelektual pengeroyokan Haris.

Atas perbuatannya, Azis dijerat dengan Pasal 55 Ayat 1 Kesatu Juncto Pasal 170 KUHP.

“Barang bukti yang diamankan di antaranya baju korban, batu yang yang digunakan tersangka untuk melukai korban, pakaian para tersangka, dan kendaraam roda dua yang digunakan para tersangka,” beber Zulpan.

Setakat iniKepolisian juga masih membuka peluang untuk mengusut pelaku lain yang terlibat dalam perkara ini.*AB/Sua

Baca Artikel rentetan beritanya:

Polisi Tangkap Pengeroyok Ketum KNPI Haris Pratama, Ternyata Pelaku Bayaran Baru DP Rp.1 juta

Jadi Tersangka: Politisi Golkar ini Tak Mau Mengaku, Lalu Siapa Dalang Pengeroyokan Ketum KNPI Haris Pertama?

Misteri King of Dalang Dibalik Kasus Pengeroyokan Ketum KNPI Haris Pratama  

Penganiayaan Ketum KNPI: Suara Lantang KAHMI dan SEMMI Sudah Terjawab, Tapi Apa Motif  dan Siapa ‘Godfather’ Kasusnya?

Comments
Loading...