Banner Event

Masyaallah, Ratusan Ribu Buruh dan Tani Deklarasi Dukung Anies Presiden ‘24

Anies : “Kami membawa catatan dan rekam jejak saat bertugas di Jakarta. Jadi kami tidak hanya berjanji. Insya Allah semua masalah (buruh) akan kita bereskan jika dipercaya memimpin Republik ini”.

AKSIBORNEO – “Ratusan ribu buruh dan tani di tempat dan waktu yang berbeda di tanah air, tanpa ragu sepakat mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres Presiden 2024.”

REKAM  jejak sosok Anies Baswedan mantan Gubernur DKI yang walaupun hanya satu priode s/d 2022 lalu berhasil merubah wajah Jakarta, namun cukup menaruh harapan besar bagi para buruh/tani untuk perubahan nasib mereka ke depan.

Sleman/Yogyakarta: kinerja Anies selama menjadi Gubernur DKI Jakarta dinilai sudah teruji.
Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Yogya menggalang dukungan terhadap bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan. Mereka emoh memilih capres yang berada dari lingkaran Jokowi.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD KSPSI) Daerah Istimewa Yogyakarta Ruswadi dalam orasinya menyebut pada Pemilu 2014 dan 2019 mendukung Jokowi. Namun dukungan kepada Jokowi itu, ternyata tak membawa kesejahteraan berarti terhadap elemen buruh.

“Aliansi Buruh Yogyakarta berkumpul untuk merespons kondisi mereka karena kebijakan Omnibuslaw dan RUU Kesehatan telah merugikan nasib mereka,” ujar Ruswadi, di GOR Tridadi, Sleman, Minggu (9/7-2023).

“Buruh justru merasa dikhianati oleh pemerintahan Jokowi. Terutama saat COVID-19 lalu”, sebut Ruswandi.

“Saat semua buruh terpukul dengan COVID-19, pemerintah (Jokowi) justru menggelontorkan Undang-Undang Cipta Kerja,” bebernya.

Ruswadi mengatakan buruh hanya bisa bertumpu kepada sosok calon pemimpin yang dinilai berada di luar lingkaran Presiden Jokowi.

“Mau tidak mau, suka tidak suka harus ada perubahan, buruh harus memilih satu dari tiga sosok kandidat calon presiden itu, yang berani berpihak pada buruh,” kata dia.

Dalam orasinya Ruswadi mendesak kepada Pimpinan DPP Konfederasi maupun Federasi di Jakarta untuk segera mendeklarasikan dan mendukung Anies Rasyid Baswedan. Sebab, kinerja Anies selama menjadi Gubernur DKI Jakarta dinilainya sudah teruji.

“Aliansi Buruh Yogyakarta mendesak kepada Pimpinan DPP Konfederasi maupun Federasi di Jakarta untuk segera mendeklarasikan dan mendukung Anies Rasyid Baswedan sebagai Calon Presiden Periode 2024-2029,” katanya.

Ditambahkannya, Aliansi Buruh Yogyakarta yang terdiri dari DPD KSPSI, PD FSP NIBA, GIP, PD TSK, PD PGSI, PD Parekraf, FBI, DPD SPN, dan KSBSI meminta 5 hal.

Pertama, mereka meminta agar pemerintah mencabut dan membatalkan UU No. 6 tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Kedua, cabut Permenaker No. 5 Tahun 2023.

Ketiga, tinjau kembali RUU Kesehatan yang mengkategorikan tembakau setara narkotika dan psikotropika.

Keempat, ciptakan dan perluasan lapangan kerja tanpa memangkas atau mengurangi kesejahteraan buruh yang sudah ada.

Kelima, hentikan dan batasi mendatangkan Tenaga Kerja Asing (TKA).

“Saat semua buruh terpukul dengan COVID-19, pemerintah (Jokowi) justru menggelontorkan Undang-Undang Cipta Kerja,” bebernya.

Ruswadi mengatakan buruh hanya bisa bertumpu kepada sosok calon pemimpin yang dinilai berada di luar lingkaran Presiden Jokowi.

“Mau tidak mau, suka tidak suka harus ada perubahan, buruh harus memilih satu dari tiga sosok kandidat calon presiden itu, yang berani berpihak pada buruh,” kata dia.

Dalam orasinya Ruswadi mendesak kepada Pimpinan DPP Konfederasi maupun Federasi di Jakarta untuk segera mendeklarasikan dan mendukung Anies Rasyid Baswedan. Sebab, kinerja Anies selama menjadi Gubernur DKI Jakarta dinilainya sudah teruji.

“Aliansi Buruh Yogyakarta mendesak kepada Pimpinan DPP Konfederasi maupun Federasi di Jakarta untuk segera mendeklarasikan dan mendukung Anies Rasyid Baswedan sebagai Calon Presiden Periode 2024-2029,” katanya.

Batam: Mantan Gubernur DKI Jakarta itu peduli terhadap nasib buruh, dengan menaikkan gaji buruh cukup tinggi.

Gerakan Massa Koalisi Pekerja/Buruh dan Rakyat Indonesia (Gema Kopri) Kota Batam, menyatakan kesiapan dan dukungan dengan mendeklarasikan Anies Presiden 2024. Menyerukan agar para buruh se-Indonesia mendukung dan memenangkan Anies Baswedan, karena terbukti memiliki kepedulian terhadap nasib para buruh.

Menurut Ketua Deklarasi Gema Kopri, Herman, massa pekerja yang menyatakan kesiapan memenangkan Anies berasal dari FSP LEM SPSI, SP KEP. SPSI, SP PAREKRAF SPSI dan Ojek Online (Ojol). Kendati sementara ini mereka hadir sebagai pribadi.

“Selain itu ada pekerja online, buruh tani, nelayan dan tokoh masyarakat,” terangnya pada acara Deklarasi Dukung Anies Presiden ’24, di Hall Graha Pena, Kota Batam, Kepri, Jumat (14/7-2023).

Herman lantas menyampaikan alasan Gema Kopri mendukung Anies maju di Pilpres 2024. Menurutnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu peduli terhadap nasib buruh, dengan menaikkan gaji buruh cukup tinggi.

Pati: Rekam jejak kebijakan mantan Gubernur DKI Jakarta dinilai pro pekerja.

Sementara itu dalam Rapat Pimpinan Nasional Pengurus Pusat Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP PP SPSI), yang digelar di Hotel Merdeka, Pati, Jawa Tengah pada Jumat dan Sabtu, (14 dan 15/7-2023), memutuskan memberikan dukungan kepada Anies Rasyid Baswedan sebagai bakal calon presiden (Capres) 2024.

Disaksikan para anggota kami dari perkebunan tebu Ngepongrojo, FSP PP SPI yang terdiri dari petani, nelayan dan pekerja di sektor perkebunan menginginkan Anies Baswedan sebagai Capres 2024 karena Anies terbukti pro kepada nasib pekerja,” ujar Achmad Mundji, Ketua Umum FPP PP  dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/7-2023).

Disampaikan Ketua Umum FSP PP, Achmad Mundji,  dukungan pada pencalonan Anies ini diberikan dengan melihat rekam jejak kebijakan mantan Gubernur DKI Jakarta itu, yang dinilai pro pekerja.

Mundji mengatakan, ada tiga sikap perjuangan FS PPP. Pertama, seluruh anggota kami hidup dalam kondisi terzolimi ketika pemerintah menerapkan UU Omnibus Law.

Kedua, sebagai organisasi kami terus melakukan pembinaan dan peningkatan etos kerja yang tinggi bagi anggota kami. Termasuk mendampingi anggota yang bermasalah dengan hukum.

“Ketiga, kami terus berupaya meningkatkan kesejahteraan anggota kami,” tuturnya.

Khusus soal upah, kata Mundji, pemerintah pusat mengeluarkan maklumat bahwa tidak boleh ada gubernur yang menaikkan gaji karena alasan pertumbuhan ekonomi yang kurang bagus.

Namun, sambungnya, Anies berani menaikkan upah tanpa rumusan pemerintah pusat sehingga bisa naik lebih dari 6 kali dibanding kenaikan versi pemerintah pusat.

“Jadi Anies terbukti berani melawan UU Omnibus Law. Anies menaikkan gaji pekerja,” pungkasnya. 

Bogor: Hanya Pak Anies yang terbukti berpihak pada buruh, kami lihat saat beliau jadi Gubernur DKI

Sepekan kemudian, Bakal calon presiden Anies Baswedan menemui kelompok buruh di Bogor, Jawa Barat. Kelompok buruh ini berharap Anies menjadi presiden dan meninjau ulang Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker).

Elemen buruh yang hadir dalam pertemuan dengan Anies yaitu Serikat Pekerja Nasional (SPN), Serikat Pekerja Aqua Group (SP-Aqua), Serikat Pekerja Indocement (SP-Indocement), Serikat Buruh Pabrik Garmen dan Tekstik (SB-Gartek), Serikat Pekerja/ Buruh Pabrik Rokok Tembakau, Makanan dan Minuman (SP-RTMM), Serikat Pekerja/ Buruh Daring (SP-Speed), Serikat Pekerja/ Buruh Pabrik Kimia Energi Pertambangan (SP-KEP), Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia 98 (PPMI 98), Serikat Buruh Pabrik Logam Energi Metal (SB-LEM), Forum Buruh Bogor, Forum Buruh Perempuan, Serikat Pekerja Pabrik Logam Mesin Elektronik (SP-Lemonik), Kelompok Kerja Sub Unit Angkutan Umum 05 (KKSU-05), dan Serikat PHRI (Persatuan Hotel Republik Indonesia).

Wawan Winahadi, Kabid Litbang Serikat Pekerja Indocement (SP-Indocement) menegaskan bahwa dia bersama rekan-rekannya berharap banyak pada Anies Baswedan. Karena itu dia ingin Anies menang pada Pilpres 2024.

“Karena kami melihat hanya Pak Anies yang terbukti berpihak pada buruh. Saat Pak Anies menjadi gubernur DKI, hanya Pak Anies satu-satunya kepala daerah di Indonesia yang berani menaikkan UMP,” tegas Wawan.

Wawan berharap keberpihakan Anies Baswedan pada buruh saat menjadi Gubernur DKI dilanjutkan di seluruh Indonesia khususnya di Bogor. Dia mengeluhkan kondisi buruh di Bogor yang jauh dari kesejahteraan. Pelayanan kesehatan yang mereka dapatkan masih sangat minim.

“Kami ingin jika Pak Anies nanti jadi presiden ada UU yang terkait langsung dengan kesehatan buruh. Kehadiran BPJS Kesehatan saat ini belum maksimal,” harap Wawan.

“Akar masalah kami karena Undang-Undang Cipta Kerja, Pak. Nanti tolong apakah dicabut atau direvisi UU itu,” kata Ketua DPC Serikat Pekerja/Buruh Pabrik Kimia Energi Pertambangan (SP-KEP) Kabupaten Bogor, Mujimin, dalam keterangan pers yang disampaikan tim Anies Baswedan kepada wartawan, Sabtu (22/7-2023).

Anies bersilaturahmi ke Kabupaten Bogor di sore itu dan mendengarkan keluhan dari para buruh yang terdiri dari 14 serikat pekerja di kawasan ini. Anies mencatat keluhan mereka dan bertekad memperjuangakn nasib buruh, demikian keterangan pers dari tim Anies.

“Kami membawa catatan dan rekam jejak saat bertugas di Jakarta. Jadi kami tidak hanya berjanji. Insya Allah semua masalah (buruh) akan kita bereskan jika dipercaya memimpin Republik ini,” tegas Anies.*detik /viva /jpnn /rmol/dan berbagai sumberlain

Baca juga: Gak Nyangka, Aktivis Lingkungan RI Diam-diam Pilih Anies. Alasan Pilih Anies?

Comments
Loading...